LAMWISATA - Diploma Tiga
| No. | Element | Berkas |
|---|---|---|
| No. | Element | Berkas |
| 1 |
A. BUDAYA MUTU MASUKAN Penjaminan Mutu Keterlaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada bidang akademik dan nonakademik yang dibuktikan dengan keberadaan 5 aspek: |
|
| 2 |
A. BUDAYA MUTU PROSES Siklus Implementasi SPMI Implementasi siklus penjaminan mutu PPEPP terdiri atas: |
|
| 3 |
A. BUDAYA MUTU PROSES Dewan Penasehat Industri (Industry Advisory Board) UPPS: |
|
| 4 |
A. BUDAYA MUTU LUARAN Laporan Implementasi SPMI UPPS memiliki laporan implementasi SPMI pada tingkat UPPS dan pengelolaan data serta informasi terkait implementasinya melalui laman yang ditentukan oleh Pendidikan Tinggi (Dikti). |
|
| 5 |
A. BUDAYA MUTU DAMPAK Pengakuan Mutu Pendidikan PT/UPPS/PS memperoleh pengakuan atas mutu pendidikan yang dicapainya dalam bentuk akreditasi/sertifikasi dari lembaga selain Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) dan/atau Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), baik dari tingkat nasional maupun internasional. |
|
| 6 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Kebijakan dan Pedoman Penyusunan, Pelaksanaan dan Evaluasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE) UPPS memiliki kebijakan, pedoman penyusunan, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum yang mempertimbangkan: |
|
| 7 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Pendidikan - Kurikulum A. Keterlibatan pemangku kepentingan dalam proses evaluasi dan pemutakhiran kurikulum. |
|
| 8 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Pendidikan - Kurikulum B. Kesesuaian capaian pembelajaran dengan profil lulusan dan jenjang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)/Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). |
|
| 9 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Pendidikan - Kurikulum C. Ketepatan struktur kurikulum dalam pembentukan CP. |
|
| 10 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Rencana Proses Pembelajaran (RPP) A. Ketersediaan dan kelengkapan dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS). |
|
| 11 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Rencana Proses Pembelajaran (RPP) B. Kedalaman dan keluasan RPS sesuai dengan CPL. |
|
| 12 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Rencana Strategis Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) PT/UPPS/PS memiliki Rencana Strategis pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menunjukkan analisis terhadap kecukupan dosen/tenaga pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan kebutuhan, kualifikasi, keahlian dan pengalaman yang dibutuhkan oleh institusi terkait. |
|
| 13 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Rencana Strategis Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) B. Ketersediaan tenaga kependidikan untuk melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis sesuai dengan kebutuhan spesifik PT/UPPS/PS Terkait. |
|
| 14 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Rencana Strategis Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) C. Jumlah mahasiswa aktif dibagi jumlah Dosen Tetap Program Studi (DTPS) saat TS. Skor = ((2xA) + B + (2xC))/5 |
|
| 15 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Kecukupan NDTPS Kecukupan NDTPS. Tabel 1 DAPS Jika NDTPS ≥ 6 , maka Skor = 4 Jika 3 ≤ NDTPS < 6, maka Skor = (2 x NDTPS) / 3 Tidak ada skor antara 0 dan 2. Jika NDTPS < 3 , maka Skor = 0 |
|
| 16 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Kualifikasi akademik DTPS - Pendidikan Doktor Kualifikasi akademik DTPS - Pendidikan Doktor NDS3 = Jumlah DTPS yang berpendidikan tertinggi Doktor/Doktor Terapan. Jika PDS3 ≥ 50% , maka Skor = 4 Jika PDS3 < 50% , maka Skor = 2 + (4 x PDS3) Tidak ada Skor kurang dari 2 Skor PDS3 = (NDS3 / NDTPS) x 100% |
|
| 17 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Latar Belakang pendidikan DT Kesesuaian latar belakang pendidikan dasar |
|
| 18 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Latar Belakang Pendidikan DTPS Kualifikasi akademik terakhir/tertinggi DTPS. Skor = (NLDTPS / NDTPS) x 100% |
|
| 19 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Sertifikasi DTPS Sertifikasi kompetensi/profesi/industri DTPS yang relevan dengan bidang PS. NDSK = Jumlah DTPS yang memiliki sertifikat kompetensi/profesi/industri yang sesuai dengan kompetensi inti PS/relevan dengan bidang PS. Skor = (NDTPSK / NDTPS) x 100% |
|
| 20 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Jabatan Akademik DTPS Jabatan akademik DTPS. Skor PGBLKL = (( NDGB + NDLK + NDL) / NDTPS) x 100% |
|
| 21 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Keterlibatan Dosen Industri Keterlibatan dosen industri/praktisi. Tabel 2 DAPS PMKI = (MKKI / MKK) x 100% Skor = (MKKI / MKK) x 100% |
|
| 22 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Dosen Tidak Tetap (DTT) DTT Skor = (NDTT / (NDT + NDTT)) x 100% |
|
| 23 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Tenaga Kependidikan A. Kualifikasi dan kecukupan Tendik berdasarkan jenis pekerjaannya (administrasi, pustakawan, teknisi, dll.) |
|
| 24 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Tenaga Kependidikan B. Kualifikasi dan kecukupan laboran untuk mendukung proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan PS. |
|
| 25 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Kecukupan, Aksesibilitas dan Mutu Sarana dan Prasarana Kecukupan, aksesibilitas dan mutu sarana dan prasarana untuk menjamin pencapaian capaian pembelajaran dan meningkatkan suasana akademik. |
|
| 26 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Laboratorium di Luar Kampus Ketersediaan dan pemanfaatan wilayah /unit usaha untuk praktik lapangan di luar kampus |
|
| 27 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Laboratorium di dalam kampus Ketersediaan dan pemanfaatan laboratorium di dalam kampus. |
|
| 28 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Pelaksanaan Proses Pembelajaran A. Bentuk interaksi antara dosen, mahasiswa dan sumber belajar |
|
| 29 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Pelaksanaan Proses Pembelajaran B. Pemantauan kesesuaian proses terhadap rencana pembelajaran |
|
| 30 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Pelaksanaan Proses Pembelajaran C. Proses pembelajaran yang terkait dengan penelitian harus mengacu Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) Penelitian: |
|
| 31 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Pelaksanaan Proses Pembelajaran D. Proses pembelajaran yang terkait dengan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) harus mengacu SN Dikti PkM: |
|
| 32 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Pelaksanaan Proses Pembelajaran E. Kesesuaian metode pembelajaran dengan capaian pembelajaran. Contoh: Research Based Education (RBE), Industry Based Education (IBE), teaching factory/teaching industry, dll. |
|
| 33 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Monev Proses Pembelajaran Monev pelaksanaan proses pembelajaran mencakup karakteristik, perencanaan, pelaksanaan, proses pembelajaran dan beban belajar mahasiswa untuk memperoleh CPL. |
|
| 34 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Pembelajaran Praktik Pembelajaran yang dilaksanakan dalam bentuk praktikum, praktik studio, dan atau praktik lapangan. Tabel 4 DAPS |
|
| 35 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Penilaian Pembelajaran A. Mutu pelaksanaan penilaian pembelajaran (proses dan hasil belajar mahasiswa) untuk mengukur ketercapaian CP berdasarkan prinsip penilaian yang mencakup: |
|
| 36 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Penilaian Pembelajaran B. Pelaksanaan penilaian terdiri atas teknik dan instrumen penilaian. |
|
| 37 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Penilaian Pembelajaran C. Pelaksanaan penilaian memuat unsur-unsur sebagai berikut: |
|
| 38 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Uji Kompetensi dan Sertifikasi Mahasiswa A. Pelaksanaan uji kompetensi mengacu kepada standar nasional dan internasional yang relevan dengan menggunakan salah satu atau lebih dari skema uji kompetensi. |
|
| 39 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Uji Kompetensi dan Sertifikasi Mahasiswa B. Sertifikasi mahasiswa bidang pariwisata dan atau hospitaliti. |
|
| 40 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Penugasan DTPS sebagai pembimbing Tugas Akhir (TA) Penugasan DTPS sebagai pembimbing utama tugas akhir mahasiswa. |
|
| 41 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Ekuivalensi Waktu Mengajar Penuh (EWMP) DTPS EWMP DTPS. |
|
| 42 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Pengembangan DTPS Upaya pengembangan DTPS |
|
| 43 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN LUARAN Analisis Pemenuhan CPL Analisis pemenuhan capaian pembelajaran lulusan (CPL) dengan standar yang dibuat oleh pemerintah dan Hildiktipari (KKNI), standar industri (SKKNI) dan standar industri (Internasional/Regional) yang diukur dengan metode yang sahih dan relevan, mencakup aspek: |
|
| 44 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN LUARAN Prestasi Akademik Mahasiswa Prestasi mahasiswa di bidang akademik dalam 3 tahun terakhir yang relevan dengan bidang PS. Tabel 7.a. DAPS |
|
| 45 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN LUARAN Prestasi Nonakademik Mahasiswa Prestasi mahasiswa di bidang nonakademik dalam 3 tahun terakhir. |
|
| 46 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN LUARAN IPK Lulusan IPK lulusan. |
|
| 47 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN LUARAN Masa Studi Masa studi. |
|
| 48 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN LUARAN Kelulusan Tepat Waktu Kelulusan tepat waktu. |
|
| 49 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN LUARAN Keberhasilan Studi Keberhasilan studi. |
|
| 50 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN DAMPAK Pelaksanaan Studi Penelusuran Lulusan (Tracer Study) Pelaksanaan tracer study yang mencakup 5 aspek sebagai berikut: |
|
| 51 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN DAMPAK Waktu Tunggu Lulusan Waktu tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama dalam 3 tahun, mulai TS-4 s.d. TS-2. |
|
| 52 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN DAMPAK Kesesuaian Bidang Kerja PBS = Kesesuaian bidang kerja lulusan saat mendapatkan pekerjaan pertama dalam 3 tahun, mulai TS-4 s.d. TS-2. |
|
| 53 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN DAMPAK Tingkat dan Ukuran Tempat Kerja Lulusan Tingkat dan ukuran tempat kerja lulusan. |
|
| 54 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN DAMPAK Tingkat Kepuasan Pengguna A. Tingkat kepuasan pengguna lulusan. |
|
| 55 |
B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN DAMPAK Tingkat Kepuasan Pengguna B. Analisis dan tindak lanjut dari hasil pengukuran kepuasan pengguna. |
|
| 56 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN MASUKAN Peta Jalan dan Pedoman Penelitian A. UPPS memiliki dokumen formal Rencana Strategis Penelitian sesuai diferensiasi misi perguruan tingginya, yang mencakup aspek: |
|
| 57 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN MASUKAN Peta Jalan dan Pedoman Penelitian B. Analisis terkait aspek 1 dan 2 harus mencakup identifikasi akar masalah, faktor pendukung keberhasilan dan faktor penghambat ketercapaian. |
|
| 58 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN PROSES Proses Penelitian A. UPPS menyelenggarakan proses penelitian yang berintegritas mencakup aspek berikut: |
|
| 59 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN PROSES Proses Penelitian B. UPPS menunjukkan budaya penelitian melalui pengembangan peneliti dan perekayasa serta kesesuaian pelaksanaan penelitian dengan peta jalan. |
|
| 60 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN PROSES Penelitian DTPS Kegiatan penelitian DTPS yang relevan dengan bidang program studi dalam 3 tahun terakhir. |
|
| 61 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN PROSES Penelitian Dosen dan Mahasiswa Penelitian DTPS yang dalam pelaksanaannya melibatkan mahasiswa program studi dalam 3 tahun terakhir. |
|
| 62 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN LUARAN Analisis Terhadap Luaran Penelitian sesuai Pilihan Diferensiasi Misi A. UPPS menunjukkan hasil analisis terhadap luaran penelitian yang mengadopsi lisensi terbuka, menunjukkan keberlanjutan riset sesuai peta jalan, kerja sama yang dilaksanakan, serta realisasi sumber dana riset dan pengembangan. |
|
| 63 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN LUARAN Analisis Terhadap Luaran Penelitian sesuai Pilihan Diferensiasi Misi B. UPPS menunjukkan hasil analisis terhadap ketercapaian luaran penelitian sesuai dengan indikator kinerja dan target yang ditetapkan, sesuai pilihan diferensiasi misi perguruan tingginya yang fokus dalam bidang pendidikan atau penelitian atau pengabdian kepada masyarakat, berupa: |
|
| 64 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN LUARAN Analisis Terhadap Luaran Penelitian sesuai Pilihan Diferensiasi Misi C. Luaran penelitian dosen bersama mahasiswa dalam 3 tahun saat TS, berupa: |
|
| 65 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN LUARAN Luaran Penelitian DTPS secara Mandiri maupun dengan Mahasiswa Publikasi ilmiah DTPS yang dihasilkan secara mandiri atau bersama mahasiswa, dengan judul yang relevan dengan bidang program studi dalam 3 tahun terakhir. |
|
| 66 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN DAMPAK Produk/Jasa Karya yang Diadopsi oleh Industri/ Masyarakat Produk/jasa karya mahasiswa, yang dihasilkan secara mandiri atau bersama DTPS, yang diadopsi oleh industri/masyarakat dalam 3 tahun terakhir. |
|
| 67 |
B.2 RELEVANSI PENELITIAN DAMPAK Artikel Ilmiah Artikel karya ilmiah DTPS yang disitasi dalam 3 tahun terakhir. |
|
| 68 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MASUKAN Peta Jalan dan Pedoman PkM A. UPPS memiliki dokumen formal Renstra dan menetapkan peta jalan PkM di tingkat PT sesuai diferensiasi misinya yang fokus dalam bidang pendidikan atau penelitian atau PkM. |
|
| 69 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MASUKAN Peta Jalan dan Pedoman PkM B. PT memiliki pedoman PkM dan pengembangan kualitas kepakaran sesuai dengan rencana pengembangan kepakaran ditingkat PT sesuai dengan diferensiasi misinya. |
|
| 70 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROSES Proses PkM A. UPPS menyelenggarakan proses pengabdian kepada masyarakat yang berintegritas mencakup 6 aspek berikut: |
|
| 71 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROSES Proses PkM B. UPPS menunjukkan budaya PkM, menyelenggarakan layanan kepakaran yang akuntabel dan profesional (sertifikasi/lisensi individu/lembaga), menunjukkan kesesuaian dengan peta jalan dan melakukan evaluasi pelaksanaan serta pengembangan dosen pelaksana pengabdian. |
|
| 72 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROSES Kegiatan PkM DTPS Kegiatan PkM DTPS yang relevan dengan bidang program studi dalam 3 tahun terakhir. |
|
| 73 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PROSES PkM Dosen dan Mahasiswa PkM DTPS yang dalam pelaksanaannya melibatkan mahasiswa program studi dalam 3 tahun terakhir. |
|
| 74 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT LUARAN Analisis terhadap luaran PkM sesuai pilihan diferensiasi misi A. PT/UPPS menunjukkan hasil analisis terhadap ketercapaian luaran PkM yang menganut lisensi terbuka, pengembangan kapasitas termasuk sumber daya manusia, keterlaksanaan ragam layanan terlembaga, kerja sama yang dilaksanakan, serta realisasi sumber dana pengabdian dan pengembangan. |
|
| 75 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT LUARAN Analisis terhadap luaran PkM sesuai pilihan diferensiasi misi B. PT/UPPS menunjukkan hasil analisis terhadap luaran PkM sesuai pilihan diferensiasi misi perguruan tingginya yang fokus dalam bidang pendidikan atau penelitian atau PkM, berupa rekognisi sesuai bidang keilmuan. |
|
| 76 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT LUARAN Luaran PkM DTPS secara mandiri maupun dengan Mahasiswa Luaran dari kegiatan PkM DTPS yang dihasilkan secara mandiri atau bersama mahasiswa, dengan judul yang relevan dengan bidang program studi dalam 3 tahun terakhir. |
|
| 77 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAMPAK UPPS/PS mendapatkan Pengakuan Kepakaran Profesional (Individu dan Lembaga) dari Masyarakat, Pemerintah dan Industri. A. UPPS/PS mendapatkan pengakuan kepakaran profesional baik secara individu maupun lembaga dari masyarakat, pemerintah dan industri. |
|
| 78 |
B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DAMPAK UPPS/PS mendapatkan Pengakuan Kepakaran Profesional (Individu dan Lembaga) dari Masyarakat, Pemerintah dan Industri. B. Karya dosen tetap atau bersama mahasiswa yang terekognisi/diterapkan masyarakat, berupa: HKI: Paten/Paten Sederhana, HKI: |
|
| 79 |
C. AKUNTABILITAS MASUKAN Tata Pamong dan Tata Kelola : UPPS Memiliki Statuta dan Struktur Organisasi dan Tata Kerja. Dokumen formal tata kelola mencakup: Statuta, struktur organisasi dan tugas pokok serta fungsinya. Catatan: Fokus penilaian pada PT memiliki dokumen formal mencakup: |
|
| 80 |
C. AKUNTABILITAS MASUKAN Kerja sama A. Kerja sama PT di bidang pendidikan, penelitian dan PkM dalam 3 tahun terakhir. |
|
| 81 |
C. AKUNTABILITAS MASUKAN Kerja sama B. Kerja sama tingkat internasional, nasional, wilayah/lokal yang relevan dengan program studi dan dikelola oleh UPPS dalam 3 tahun terakhir. Tabel 20 DAPS |
|
| 82 |
C. AKUNTABILITAS PROSES PT/UPPS Memiliki Sistem Tata Pamong sesuai Konteks Institusi untuk Menjamin Akuntabilitas, Keberlanjutan dan Transparansi, serta Mitigasi Potensi Risiko. Pengawasan dan pengendalian untuk menjamin akuntabilitas, keberlanjutan dan transparansi, serta mitigasi potensi risikonya. Catatan: |
|
| 83 |
C. AKUNTABILITAS PROSES PT/UPPS Memiliki Sistem Pengelolaan Data dan Informasi Berbasis TIK. Kebijakan pengelolaan dan keteraksesan data dan informasi kemahasiswaan, akademik, sumber daya manusia, dan keuangan. |
|
| 84 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Keberfungsian Sistem Pengelolaan Fungsional dan Operasional UPPS/PT A. Ketersediaan bukti formal keberfungsian sistem pengelolaan fungsional dan operasional PT yang mencakup 5 aspek berikut: |
|
| 85 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Keberfungsian Sistem Pengelolaan Fungsional dan Operasional UPPS/PT B. Ketersediaan dokumen formal dan pedoman pengelolaan mencakup 11 aspek berikut serta keterlaksanaanya: |
|
| 86 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Suasana Akademik Keterlaksanaan dan keberkalaan program dan kegiatan di luar kegiatan pembelajaran terstruktur untuk meningkatkan suasana akademik. |
|
| 87 |
C. AKUNTABILITAS PROSES PT Memiliki Kebijakan dan Pedoman Penerimaan Mahasiswa baru A. Kebijakan penerimaan mahasiswa baru yang afirmatif, Inklusif dan adil (memperhatikan mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi, tidak membedakan suku, ras, agama, golongan, asal wilayah dan disabilitas). |
|
| 88 |
C. AKUNTABILITAS PROSES PT Memiliki Kebijakan dan Pedoman Penerimaan Mahasiswa baru B. PT/UPPS berupaya memperluas akses calon mahasiswa dengan cara: |
|
| 89 |
C. AKUNTABILITAS PROSES PT Memiliki Kebijakan dan Pedoman Penerimaan Mahasiswa baru C. Daya Tarik PS. |
|
| 90 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Layanan Kemahasiswaan A. Ketersediaan layanan kemahasiswaan dalam bentuk: |
|
| 91 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Layanan Kemahasiswaan B. Akses dan mutu layanan kemahasiswaan. |
|
| 92 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Biaya Operasional Pendidikan Biaya operasional pendidikan. Tabel 21 DAPS |
|
| 93 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Dana penelitian DTPS Dana penelitian DTPS. |
|
| 94 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Dana PkM DTPS Dana pengabdian kepada masyarakat DTPS. |
|
| 95 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Realisasi investasi Realisasi investasi (SDM, sarana dan prasarana) yang mendukung penyelenggaraan Tridharma. |
|
| 96 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Kecukupan dana Kecukupan dana untuk menjamin pencapaian CP. |
|
| 97 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Kepuasan Mahasiswa A. Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pendidikan. |
|
| 98 |
C. AKUNTABILITAS PROSES Kepuasan Mahasiswa B. Analisis dan tindak lanjut dari hasil pengukuran kepuasan mahasiswa. |
|
| 99 |
C. AKUNTABILITAS DAMPAK Rekognisi DTPS 1) Pengakuan/rekognisi atas kepakaran/prestasi/kinerja DTPS yang relevan dengan bidang PS. |
|
| 100 |
C. AKUNTABILITAS DAMPAK Mutu, manfaat, kepuasan dan keberlanjutan kerja sama Mutu, manfaat, kepuasan dan keberlanjutan kerja sama pendidikan, penelitian dan PkM yang relevan dengan program studi. UPPS memiliki bukti yang sahih terkait kerja sama yang ada telah memenuhi 3 aspek berikut: |
|
| 101 |
D. DIFFERENSIASI MASUKAN Penetapan diferensiasi misi dan ketersediaan rencana strategis serta peta jalan pengembangan UPPS dan PS dalam mewujudkan diferensiasi misinya A. UPPS dan PS memiliki diferensiasi misi yang jelas dan realistis. |
|
| 102 |
D. DIFFERENSIASI MASUKAN Penetapan diferensiasi misi dan ketersediaan rencana strategis serta peta jalan pengembangan UPPS dan PS dalam mewujudkan diferensiasi misinya B. PT memiliki rencana strategis dan peta pengembangan institusi yang jelas, komprehensif dan relevan dengan pelaksanaan diferensiasi misi dan pencapaian visi institusi yang ditunjukkan dengan aspek berikut: |
|
| 103 |
D. DIFFERENSIASI MASUKAN Penerapan Global Code of Ethics for Tourism/ Sustainable Development Goals (SDG’s) Penerapan Global Code of Ethics for Tourism di dalam kegiatan UPPS dan PS untuk prodi pariwisata; |
|
| 104 |
D. DIFFERENSIASI MASUKAN Penerapan Global Code of Ethics for Tourism/ Sustainable Development Goals (SDG’s) Penerapan Sustainable Development Goals (SDG) di dalam kegiatan UPPS dan PS untuk prodi non pariwisata |
|
| 105 |
D. DIFFERENSIASI PROSES Strategi pencapaian Tujuan Strategi pencapaian tujuan disusun berdasarkan analisis yang sistematis, serta pada pelaksanaannya dilakukan pemantauan dan evaluasi yang ditindaklanjuti. |
|
| 106 |
D. DIFFERENSIASI LUARAN Evaluasi Capaian Kinerja Analisis keberhasilan dan/atau ketidakberhasilan pencapaian kinerja yang telah ditetapkan institusi yang memenuhi 2 aspek sebagai berikut: |
|
| 107 |
D. DIFFERENSIASI DAMPAK Kepuasan pemangku kepentingan Pengukuran kepuasan para pemangku kepentingan (mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, lulusan, pengguna, mitra industri, dan mitra lainnya) terhadap layanan manajemen, yang memenuhi aspek- aspek berikut: |
|
| 108 |
E. INDIKATOR KINERJA TAMBAHAN IKT Indikator Kinerja Tambahan PS memiliki Indikator Kerja Tambahan pada aspek Penjaminan Mutu dan Tridharma PT |
|
| 109 |
F. PROFILE UPPS Profil UPPS Keserbacakupan informasi dalam profil dan konsistensi antara profil dengan data dan informasi yang disampaikan pada masing-masing kriteria, serta menunjukkan iklim yang kondusif untuk pengembangan dan reputasi sebagai rujukan di bidang keilmuannya. |
|
| 110 |
G. RENCANA PENGEMBANGAN Rencana Pengembangan Analisis dan Capaian Kinerja Keserbacakupan (kelengkapan, keluasan, dan kedalaman), ketepatan, ketajaman, dan kesesuaian analisis capaian kinerja serta konsistensi dengan setiap kriteria. |
|
| 111 |
G. RENCANA PENGEMBANGAN Rencana Pengembangan Analisis SWOT atau Analisis Lain yang Relevan Ketepatan analisis SWOT atau analisis yang relevan di dalam mengembangkan strategi. |
|
| 112 |
G. RENCANA PENGEMBANGAN Rencana Pengembangan Program Pengembangan Ketepatan di dalam menetapkan prioritas program pengembangan. |
|
| 113 |
G. RENCANA PENGEMBANGAN Rencana Pengembangan Program Keberlanjutan UPPS memiliki kebijakan, ketersediaan sumber daya, kemampuan melaksanakan, dan kerealistikan program. |
|