Asesmen AIPS 5.0 D-III
| No. | Element | Berkas |
|---|---|---|
| No. | Element | Berkas |
| 1 |
BUDAYA MUTU MASUKAN PT/UPPS memiliki perangkat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), mekanisme dan manajemen penjaminan mutu program studi. Butir 1 A. Perangkat SPMI yang minimal mencakup: |
|
| 2 |
BUDAYA MUTU PROSES PT/UPPS melaksanakan SPMI melalui siklus PPEPP sebagai mekanisme untuk menjamin terpenuhinya standar pendidikan tinggi. Pada tingkat program studi, implementasi SPMI diwujudkan melalui siklus PPEPP pada implementasi kurikulum. Butir 2 Proses siklus PPEPP pada implementasi kurikulum, meliputi minimal pada kegiatan berikut: |
|
| 3 |
BUDAYA MUTU LUARAN DAN CAPAIAN Perguruan Tinggi/UPPS/Program Studi memiliki sistem pelaporan implementasi dan luaran SPMI program studi yang berisi hasil asesmen ketercapaian target indikator kinerja program studi dan data/informasi yang tervalidasi dilaporkan ke PD Dikti. Butir 3 A. Ketercapaian target-target indikator kinerja program studi yang berdaya saing nasional, minimal pada aspek berikut ini: |
|
| 4 |
BUDAYA MUTU DAMPAK Program studi memperoleh pengakuan atas efektivitas implementasi SPMI di program studi. Butir 4 Program Studi memperoleh pengakuan atas efektivitas implementasi SPMI di program studi, berupa: |
|
| 5 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Program Studi memiliki dokumen kurikulum yang lengkap Butir 5 Program Studi memiliki dokumen kurikulum yang lengkap mencakup: |
|
| 6 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN A. Kompetensi dan kualifikasi dosen penghitung rasio (DPR) DPR adalah dosen tetap perguruan tinggi pada Prodi yang diakreditas yang dilaporkan tiap semester pada PD Dikti mengampu mata kuliah sesuai dengan bidang keahliannya Butir 6 A. Kompetensi dan kualifikasi dosen penghitung rasio (DPR) yang sesuai dengan bidang kajian program studi pada saat pengajuan dengan memperhatikan aspek-aspek berikut ini: |
|
| 7 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN B. Kecukupan dosen penghitung rasio(DPR) Butir 6 B. Kecukupan dosen penghitung rasio(DPR) yang ditugaskan di program studi yang diakreditasi terlaporkan pada PD Dikti. LKPS Tabel 2-I.1 |
|
| 8 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN C. persentase jabatan akademik DPR pada Program Studi yang diakreditasi Butir 6 C. persentase jabatan akademik DPR pada Program Studi yang diakreditasi: Program Sarjana Terapan: PDJA=(GB+LK+L+Asisten Ahli/Dosen Penghitung Rasio. Data LKPS Tabel 2-I.1 |
|
| 9 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN D.Dosen Tidak Tetap Butir 6 D. Persentase Dosen Tidak tetap terhadap Dosen Penghitung Rasio (DPR) dan tidak tetap (PDTT), Data LKPS Tabel 2 |
|
| 10 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN E. persentase Dosen Praktisi (PDP) yang relevan dengan Program Studi Butir 6 E. persentase Dosen Praktisi yang memiliki sertifikasi kompetensi dengan bidang keahlian yang relevan dengan kebutuhan Program Studi. LKPS Tabel 2-I.2 Dosen Praktisi (PDP) |
|
| 11 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN F.Beban kerja DPR Butir 6 F.Beban kerja DPR yang ditugaskan pada program studi yang dinyatakan dalam Ekuivalen Waktu Mengajar Penuh (EWMP). Data LKPS Tabel 2-I.3 EWMP DPRPS |
|
| 12 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Kecukupan Tenaga Kependidikan Butir 7 Kecukupan Tenaga Kependidikan yang berkompeten dan berkualifikasi: data LKPS Tabel 2-I.4 Tenaga Kependidikan |
|
| 13 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN A. Kecukupan & Akses Sarana dan Prasarana Butir 8 A. Kebijakan yang menjamin kecukupan dan ketersediaan akses terhadap sarana dan prasarana dalam menjalankan kegiatan pendidikan dan pembelajaran. |
|
| 14 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN B. Implementasi Sistem K3 Butir 9 B. Implementasi Sistem K3 (Keamanan, Keselamatan dan kesehatan) dalam kegiatan pendidikan dan pembelajaran. |
|
| 15 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN C. Pembiayaan Pendidikan Butir 9 C.Pembiayaan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan pada Prodi yang diakreditasi mengacu pada LKPS Tabel 2-1.5 |
|
| 16 |
RELEVANSI PENDIDIKAN MASUKAN Sistem TIK Pendukung Penylenggaaraan Pendidikan Butir 9 Perguruan Tinggi/UPPS memiliki sistem TIK yang andal untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran dengan tujuan untuk: |
|
| 17 |
RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES A. Penetapan standar proses pembelajaran Butir 10 A. UPPS menetapkan standar proses pembelajaran untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang mencakup: |
|
| 18 |
RELEVANSI PENDIDIKAN PROSES Penerapan Standar Penilaian sesuai Diferensiasi Misi PT Butir 11 UPPS menerapkan Standar Penilaian yang merupakan kriteria minimal penilaian hasil belajar mahasiswa untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang dilakukan secara valid, reliabel, transparan, akuntabel, berkeadilan, objektif, dan edukatif. |
|
| 19 |
RELEVANSI PENDIDIKAN LUARAN DAN CAPAIAN A. Efektivitas Kinerja Program Studi; Butir 12 A. Efektivitas Kinerja program studi mencakup unsur-unsur sebagai berikut: Penyelesaian studi lulusan dan Publikasi Ilmiah Mahasiswa sebagai berikut; |
|
| 20 |
RELEVANSI PENDIDIKAN LUARAN DAN CAPAIAN B. Pengukuran dan evaluasi CPL; Butir 12 B. Program Studi melakukan pengukuran dan evaluasi menyeluruh terhadap capaian pembelajaran lulusan (CPL) dalam tiga tahun terakhir memenuhi unsur-unsur sebagai berikut: |
|
| 21 |
RELEVANSI PENDIDIKAN LUARAN DAN CAPAIAN praktik baik Pendidikan Antikorupsi Butir 13 Program Studi yang diakreditasi menunjukkan praktik baik melakukan internalisasi pendidikan anti korupsi dalam pembelajaran pada program studi yang diakreditasi |
|
| 22 |
RELEVANSI PENDIDIKAN DAMPAK A.Pengakuan dan apresiasi kompetensi lulusan; Butir 14 Program Studi yang diakreditasi sesuai dengan fokus diferensiasi misi PT dalam bidang pendidikan atau penelitian atau PkM memiliki pengakuan dan apresiasi kompetensi lulusan oleh pemerintah, masyarakat dan DUDIKA,mengacu pada LKPS Tabel 2-1.12. |
|
| 23 |
RELEVANSI PENDIDIKAN DAMPAK B. Kepuasan Pengguna Lulusan dan Tindak Lanjut Butir 14 B. Tingkat Kepuasan Pengguna Lulusan dan Bukti Tindak Lanjut dari UPPS (TS-4 sd TS-2) mengacu pada LKPS Tabel 2-I.8 Kepuasan Pengguna Lulusan terhadap kinerja lulusan |
|
| 24 |
RELEVANSI PENDIDIKAN DAMPAK Trend Daya Tarik Prodi dan Keterserapan lulusan Butir 15 Trend daya tarik prodi, keterserapan lulusan, dan kuaran penelitian yang termanfaatkan masyarakat atau DUDI dalam 5 tahun terakhir yang mencakup aspek-aspek berikut: |
|
| 25 |
RELEVANSI PENELITIAN MASUKAN A. Penugasan dan peningkatan kompetensi dosen dalam melaksanakan penelitian Butir 16 A. Penugasan dan peningkatan kompetensi dosen dalam melaksanakan penelitian sesuai dengan bobot yang ditugaskan oleh UPPS mencakup: |
|
| 26 |
RELEVANSI PENELITIAN MASUKAN B. UPPS memiliki Standar Masukan Penelitian Butir 16 B. UPPS memiliki Standar Masukan Penelitian minimal mencakup: |
|
| 27 |
RELEVANSI PENELITIAN MASUKAN C. Penerapan sistem berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Butir 16 C. Penerapan sistem berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang andal mencakup: |
|
| 28 |
RELEVANSI PENELITIAN PROSES A. Pelaksanaan penelitian yang melibatkan mahasiswa; Butir 17 A. Pelaksanaan penelitian terapan yang melibatkan mahasiswa dalam rangka mendidik mahasiswa menjadi seorang intelektual, membangun budaya penelitian, serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilakukan dengan memenuhi kaidah dan metode ilmiah sesuai dengan otonomi keilmuan dan budaya akademik. |
|
| 29 |
RELEVANSI PENELITIAN PROSES B. Hasil-hasil penelitian bidang keilmuan Prodi diintegrasikan ke dalam kurikulum Butir 17 B. Hasil-hasil penelitian terapan bidang keilmuan Prodi diintegrasikan ke dalam kurikulum untuk pengembangan Program Studi sebagai bahan kajian pengayaan dalam proses pembelajaran |
|
| 30 |
RELEVANSI PENELITIAN LUARAN DAN CAPAIAN A. Hasil analisis terhadap luaran penelitian yang mengadopsi lisensi terbuka; Butir 18 A. Hasil analisis terhadap luaran penelitian terapan yang mengadopsi lisensi terbuka dan/atau mekanisme lain yang dapat diakses oleh masyarakat dalam menyebarluaskan terutama yang dibiayai oleh Pemerintah, menunjukkan keberlanjutan penelitian sesuai peta jalan, kerja sama yang dilaksanakan, realisasi sumber dana penelitian dan pengembangan, serta pengembangan kurikulum/mata kuliah. |
|
| 31 |
RELEVANSI PENELITIAN LUARAN DAN CAPAIAN B. Hasil analisis terhadap ketercapaian luaran penelitian; Butir 18 B. Jelaskan hasil analisis terhadap ketercapaian luaran penelitian terapan sesuai dengan indikator kinerja dan target yang ditetapkan PT dengan mengacu visi keilmuan program studi dan fokus pada diferensiasi misi PT dalam bidang pendidikan atau penelitian atau PkM, termasuk publikasi, produk/jasa yang sesuai dengan integritas akademik. |
|
| 32 |
RELEVANSI PENELITIAN LUARAN DAN CAPAIAN C. Publikasi ilmiah DPR Butir 18 C. Trend Luaran Penelitian dalam bentuk publikasi ilmiah. (LKPS, Tabel 2-II.2 Luaran Penelitian terapan DPRPS dalam bentuk publikasi artikel dalam 3 tahun saat TS). |
|
| 33 |
RELEVANSI PENELITIAN DAMPAK Luaran Penelitian Program Studi sesuai dengan fokus diferensi misi PT. Butir 19 Luaran Penelitian terapan Program Studi sesuai dengan fokus diferensi misi PT dalam bidang Pendidikan atau Penelitian atau PkM yang menunjukkan adanya kolaborasi, dan rekognisi bidang keilmuan sesuai dengan integritas akademik mencakup: |
|
| 34 |
RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA MASUKAN A. Penugasan dan peningkatan kompetensi dosen dalam melaksanakan PkM; Butir 20 A. Penugasan dan peningkatan kompetensi dosen dalam melaksanakan PkM sesuai dengan bobot yang ditugaskan oleh perguruan tinggi mencakup: |
|
| 35 |
RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA MASUKAN B. UPPS memiliki standar masukan PkM minimal. Butir 20 B. UPPS memiliki standar masukan PkM minimal mencakup: |
|
| 36 |
RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA PROSES A. Pelaksananan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Dosen bersama mahasiswa; Butir 21 A. Pelaksananan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Dosen bersama mahasiswa, memenuhi: |
|
| 37 |
RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA PROSES B. Hasil-hasil PkM diintegrasikan ke dalam kurikulum. Butir 21 B. Hasil-hasil PkM diintegrasikan ke dalam kurikulum untuk Pengembangan program studi |
|
| 38 |
RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA LUARAN DAN CAPAIAN A. Hasil analisis terhadap ketercapaian luaran Pengabdian kepada Masyarakat; Butir 22 A. Hasil analisis terhadap ketercapaian luaran Pengabdian kepada Masyarakat yang mencakup aspek: |
|
| 39 |
RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA LUARAN DAN CAPAIAN B. Hasil analisis terhadap luaran Pengabdian kepada Masyarakat berupa rekognisi sesuai bidang keilmuan program studi. Butir 22 B. Hasil analisis terhadap luaran Pengabdian kepada Masyarakat berupa rekognisi sesuai bidang keilmuan program studi. |
|
| 40 |
RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA DAMPAK A. Pengakuan kepakaran profesional baik secara individu maupun lembaga dari masyarakat; Butir 23 A. Program studi mendapatkan pengakuan kepakaran profesional baik secara individu maupun lembaga dari masyarakat, pemerintah dan industri. |
|
| 41 |
RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA DAMPAK B. Karya DPR atau bersama mahasiswa yang terekognisi/diterapkan masyarakat. Butir 23 B. Karya dosen tetap atau bersama mahasiswa yang terekognisi atau diterapkan masyarakat, berupa: HKI: Paten/Paten Sederhana, |
|
| 42 |
AKUNTABILITAS MASUKAN Tata pamong dan tata kelola : tersedia dokumem struktur organisasi dan tupoksinya serta ketetapan formalnya Butir 24 III.A.1. UPPS memiliki struktur organisasi dan tata kerja serta tugas pokok dan fungsinya dalam menjalankan kegiatan pendidikan dan pembelajaran khususnya pada Program Studi yang diakreditasi. |
|
| 43 |
AKUNTABILITAS MASUKAN Perguruan Tinggi dan atau UPPS memiliki dan menjalankan sistem tata pamong sesuai konteks institusi untuk menjamin akuntabilitas, keberlanjutan dan transparansi, serta mitigasi potensi risiko. Butir 25 III.A.2. UPPS memiliki sistem tata pamong dalam menjalankan kegiatan pendidikan dan pembelajaran sesuai konteks institusi untuk menjamin akuntabilitas, keberlanjutan dan transparansi, serta mitigasi potensi risiko terutama pada Program Studi yang diakreditasi. |
|
| 44 |
AKUNTABILITAS MASUKAN Perguruan Tinggi dan/atau UPPS memiliki sistem pengelolaan data dan informasi berbasis TIK. Butir 26 III.A.3. UPPS memiliki sistem pengelolaan data dan informasi berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pembelajaran pada Program Studi yang diakreditasi |
|
| 45 |
AKUNTABILITAS MASUKAN UPPS dan prodi memiliki bukti efektivitas dari kepemimpinan operasional, organisasi dan publik Butir 27 III. A. 4. Komitmen pimpinan UPPS untuk pengembangan Prodi yang diakreditasi Ketersediaan bukti yang sahih tentang efektivitas kepemimpinan di UPPS dan program studi yang diakreditasi, yang mencakup 3 aspek berikut: |
|
| 46 |
AKUNTABILITAS PROSES Praktik baik perwujudan Good University Governance (GUG) termasuk penanggulangan dan penindakan terhadap kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi yang terjadi di internal Perguruan Tinggi khususnya di UPPS Butir 28 III.B.1. Praktik baik perwujudan Good University Governance (GUG) dalam menjalankan kepemimpinan UPPS dan Program Studi yang diakreditasi mencakup mencakup 6 aspek yaitu: kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, berkeadilan dan manajemen risiko termasuk penanggulangan dan penindakan terhadap kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi yang terjadi di internal UPPS dan Prodi yang diakreditasi. |
|
| 47 |
AKUNTABILITAS PROSES Ketersediaan unit penegakan kode etik serta bukti efektivitas pelaksanaanya di internal Perguruan Tinggi khususnya di UPPS Butir 28 III.B.1.b. Pada bagian ini dijelaskan dengan lengkap tentang keberadaan dan keberfungsian lembaga etik, dan bukti konsistensi pelaksanaan kode etik di UPPS. |
|
| 48 |
AKUNTABILITAS PROSES Ketersediaan dokumen formal prosedur serta perangkat pendukung keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan hidup sivitas akademika di UPPS serta bukti keberfungsianya di internal Perguruan Tinggi khususnya di UPPS Butir 28 III.B.1.c. Pada bagian ini dijelaskan dengan lengkap tentang keberadaan kebijakan, prosedur serta keterlaksanaan dan keberfungsian perangkat pendukung keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan hidup sivitas akademika di UPPS |
|
| 49 |
AKUNTABILITAS PROSES Keberfungsian sistem pengelolaan fungsional dan operasional perguruan tinggi yang mencakup 5 aspek: 1) perencanaan (planning), 2) pengorganisasian (organizing), 3) penempatan personil (staffing), 4)pengarahan (leading), dan 5) pengawasan (controlling) Butir 29 III.B.2. Keberfungsian sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi yang mencakup 5 aspek sebagai berikut: 1) perencanaan (planning), 2) pengorganisasian (organizing), 3) penempatan personil (staffing), 4) pengarahan (leading), dan 5) pengawasan (controlling). |
|
| 50 |
AKUNTABILITAS PROSES 1. Ketersediaan dokumen formal kebijakan suasana akademik mencakup: otonomi keilmuan, kebebasan akademik, dan kebebasan mimbar akademik. 2. Ketersediaan bukti keterlaksanaan kegiatan tridarma menjunjung tinggi integritas dan etika akademik Butir 30 III.B.3. Keterwujudan suasana akademik yang kondusif dalam menjalankan kegiatan pendidikan dan pembelajaran. |
|
| 51 |
AKUNTABILITAS PROSES Perguruan Tinggi dan/upps memiliki kebijakan dan pedoman penerimaan mahasiswa baru Butir 31 III.B.4. UPPS memiliki kebijakan dan pedoman penerimaan mahasiswa baru. |
|
| 52 |
AKUNTABILITAS PROSES Perguruan Tinggi dan/upps memiliki kebijakan dan pedoman penerimaan mahasiswa baru Butir 31 III.B.4.b. UPPS perlu menjelaskan upaya memperluas akses calon mahasiswa dengan cara: |
|
| 53 |
AKUNTABILITAS PROSES Perguruan Tinggi dan/atau memiliki sistem pengelolaan mahasiswa, layanan mahasiswa dan pemenuhan terhadap standar minimum pendidikan. Butir 32 III.B.5. UPPS memiliki sistem pengelolaan mahasiswa, layanan mahasiswa dan pemenuhan terhadap standar minimum pendidikan. |
|
| 54 |
AKUNTABILITAS PROSES Perguruan Tinggi dan/atau memiliki sistem pengelolaan mahasiswa, layanan mahasiswa dan pemenuhan terhadap standar minimum pendidikan. Butir 32 III.B.5.b. Layanan mahasiswa diberikan oleh unit khusus atau terintegrasi dalam pengelolaan perguruan tinggi minimal meliputi layanan dalam 5 aspek : |
|
| 55 |
AKUNTABILITAS PROSES tersediannya dokumen formal yang mengatur mengenai layanan yang bertintegritas (bersih dan profesional) serta bukti keterlaksanaannya Butir 33 III.B.6.UPPS mengimplementasikan lingkungan layanan yang bersih dan profesional dalam kegiatan pendidikan dan pembelajaran di program studi serta dievaluasi secara periodik. |
|
| 56 |
AKUNTABILITAS LUARAN DAN CAPAIAN Tingkat kepuasan pemangku kepentingan terhadap tata pamong pengelolaan organisasi di level UPPS Butir 34 III.C. Tingkat kepuasan pemangku kepentingan terhadap tata pamong pengelolaan program studi. |
|
| 57 |
AKUNTABILITAS DAMPAK terlaksanakannya layanan yang bertintegritas (bersih dan profesional) serta bukti sahih yang mendukungnya secara konsisten Butir 35 III.D. Terwujudnya layanan yang berintegritas di internal Unit Pengelola Program Studi : |
|
| 58 |
DIFERENSIASI MISI MASUKAN UPPS memiliki fokus misi dan visi yang memayungi dengan visi keilmuan program studi yang diakreditasi serta dijalankan secara konsisten Butir 36 A. UPPS merumuskan dan menetapkan visi keilmuan (keunggulan/penciri) program studi dan tujuan program studi (program educational objectives) yang diakreditasi yang: |
|
| 59 |
DIFERENSIASI MISI MASUKAN UPPS memiliki fokus misi dan visi yang memayungi dengan visi keilmuan program studi yang diakreditasi serta dijalankan secara konsisten Butir 36 B. UPPS memiliki rencana strategis pengembangan program studi yang jelas, komprehensif dan relevan dengan visi keilmuan program studi dan mencakup: |
|
| 60 |
DIFERENSIASI MISI PROSES UPPS dan program studi secara konsisten melaksanakan dan mengembangkan berbagai program pendidikan dan pembelajaran secara efektif dan efisien. Butir 37 UPPS dan program studi melaksanakan program pendidikan dan pembelajaran yang: |
|
| 61 |
DIFERENSIASI MISI LUARAN DAN CAPAIAN UPPS mengukur dan mengevaluasi ketercapaian tujuan program studi Butir 38 Ketercapaian tujuan program studi yang telah ditetapkan yang mencakup: |
|
| 62 |
DIFERENSIASI MISI DAMPAK UPPS mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari masyarakat/DUDIKA atas keunggulan program studi yang diselenggarakan (LKPS Tabel 4.1). Butir 39 UPPS mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari masyarakat/DUDIKA terhadap keunggulan penyelenggaraan program studi yang diakreditasi sesuai dengan visi keilmuannya, dalam bentuk: |
|