Diagram LAMWISATA - Diploma Tiga

Berikut ini adalah diagram pencapaian nilai asessmen prodi LAMWISATA - Diploma Tiga

Status Keberhasil

Nilai Asesmen Kecukupan : 122.52

Syarat Perlu Terakreditasi : TIDAK TERPENUHI

Syarat Perlu Peringkat Unggul : TIDAK TERPENUHI

Syarat Perlu Peringkat Baik Sekali : TIDAK TERPENUHI


Element Pertimbangan : 113 Element

Ketersediaan Berkas : 214 Berkas


Diagram Pencapaian


Matrik Penilain LAMWISATA - Diploma Tiga
No. Element Item Score Bobot Score x Bobot Syarat Perlu Akreditasi Syarat Peringkat Unggul Syarat Peringkat Baik
No. Element Item Score Bobot Score x Bobot Syarat Perlu Akreditasi Syarat Peringkat Unggul Syarat Peringkat Baik
1 A. BUDAYA MUTU
MASUKAN
Penjaminan Mutu

Keterlaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) pada bidang akademik dan nonakademik yang dibuktikan dengan keberadaan 5 aspek:
1)  dokumen legal pembentukan unsur pelaksana penjaminan mutu,
2)  ketersediaan dokumen mutu: kebijakan SPMI, manual SPMI, standar SPMI, dan formulir SPMI,
3)  terlaksananya siklus Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan (PPEPP) dalam penjaminan mutu,
4)  bukti sahih efektivitas pelaksanaan penjaminan mutu,
5)  memiliki external benchmarking dalam peningkatan mutu.

31 Berkas 0.13 4.00 00.52
2 A. BUDAYA MUTU
PROSES
Siklus Implementasi SPMI

Implementasi siklus penjaminan mutu PPEPP terdiri atas:
1)  penetapan standar, yaitu perancangan, perumusan, dan pengesahan standar Perguruan Tinggi (PT),
2)  pelaksanaan standar, yaitu pelaksanaan standar oleh semua pihak yang bertanggungjawab agar isi standar tercapai,
3)  evaluasi pemenuhan standar, yaitu evaluasi kesesuaian pelaksanaan standar dengan standar yang telah ditetapkan dan cara pemenuhannya,
4)  pengendalian pelaksanaan standar, yaitu pelaksanaan koreksi bila terjadi penyimpangan terhadap isi dan/atau pelaksanaan standar, mempertahankan pelaksanaan yang telah memenuhi standar dan sedapat mungkin meningkatkan kualitas pelaksanaannya,
5)  peningkatan standar, yaitu evaluasi isi standar dan peningkatan mutu isi standar secara berkala dan berkelanjutan.

20 Berkas 0.00 4.00 00.00
3 A. BUDAYA MUTU
PROSES
Dewan Penasehat Industri (Industry Advisory Board)

UPPS:
1)  Memiliki Dewan Penasihat (Advisory Board) dari industri atau melaksanakan konsultasi dengan beberapa perwakilan pihak industri terpilih yang relevan dengan Program Studi (PS),
2)  Memiliki kerangka acuan (susunan organisasi,  tugas dan tanggung jawab atau agenda kerja),
3)  Melaksanakan pertemuan secara periodik minimal satu tahun sekali.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
4 A. BUDAYA MUTU
LUARAN
Laporan Implementasi SPMI

UPPS memiliki laporan implementasi SPMI pada tingkat UPPS dan pengelolaan data serta informasi terkait implementasinya melalui laman yang ditentukan oleh Pendidikan Tinggi (Dikti).

13 Berkas 0.00 4.00 00.00
5 A. BUDAYA MUTU
DAMPAK
Pengakuan Mutu Pendidikan

PT/UPPS/PS memperoleh pengakuan atas mutu pendidikan yang dicapainya dalam bentuk akreditasi/sertifikasi dari lembaga selain Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) dan/atau Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), baik dari tingkat nasional maupun internasional.

4 Berkas 0.00 4.00 00.00
6 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Kebijakan dan Pedoman Penyusunan, Pelaksanaan dan Evaluasi Kurikulum Outcome Based Education (OBE)

UPPS memiliki kebijakan, pedoman penyusunan, pelaksanaan dan evaluasi kurikulum yang mempertimbangkan:
1)  OBE yang relevan dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Industri (DUDI),
2)  penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil untuk mengantisipasi kebutuhan masa kini dan masa depan,
3)  pengembangan kemampuan lulusan untuk berwirausaha,
4)  penerapan metode pembelajaran sistem ganda (Dual System, Teaching Industry/ Factory), pada DUDI dan PT,
5)  pendidikan anti korupsi,
6)  pemenuhan beban belajar di luar PS,
7)  magang di Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian
(LPNK) terkait dan industri.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
7 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Pendidikan - Kurikulum

A. Keterlibatan pemangku kepentingan dalam proses evaluasi dan pemutakhiran kurikulum.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
8 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Pendidikan - Kurikulum

B. Kesesuaian capaian pembelajaran dengan profil lulusan dan jenjang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)/Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).

1 Berkas 4.00 4.00 16.00
9 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Pendidikan - Kurikulum

C. Ketepatan struktur kurikulum dalam pembentukan CP.

1 Berkas 4.00 4.00 16.00
10 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Rencana Proses Pembelajaran (RPP)

A. Ketersediaan dan kelengkapan dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
11 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Rencana Proses Pembelajaran (RPP)

B. Kedalaman dan keluasan RPS sesuai dengan CPL.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
12 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Rencana Strategis Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)

PT/UPPS/PS memiliki Rencana Strategis pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang menunjukkan analisis terhadap kecukupan dosen/tenaga pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan kebutuhan, kualifikasi, keahlian dan pengalaman yang dibutuhkan oleh institusi terkait.
A. Ketersediaan Dosen/Tenaga Pendidik yang berkompeten dan berkualifikasi pada Tahun Sekarang (TS).

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
13 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Rencana Strategis Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)

B. Ketersediaan tenaga kependidikan untuk melaksanakan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis sesuai dengan kebutuhan spesifik PT/UPPS/PS Terkait.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
14 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Rencana Strategis Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM)

C.   Jumlah mahasiswa aktif dibagi jumlah Dosen Tetap Program Studi (DTPS) saat TS.
Catatan:
RMDTPS = NM / NDTPS
NM = Jumlah mahasiswa pada Program Sarjana pada saat TS. Tabel  1 DAPS
NDTPS = Jumlah DTPS yang ditugaskan sebagai pengampu mata kuliah dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kompetensi inti PS yang diakreditasi.

Skor = ((2xA) + B + (2xC))/5

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
15 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Kecukupan NDTPS

Kecukupan NDTPS. Tabel 1 DAPS

Jika NDTPS ≥ 6 , maka Skor = 4

Jika 3 ≤ NDTPS < 6, maka Skor = (2 x NDTPS) / 3

Tidak ada skor antara 0 dan 2.

Jika NDTPS < 3 , maka Skor = 0

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
16 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Kualifikasi akademik DTPS - Pendidikan Doktor

Kualifikasi akademik DTPS - Pendidikan Doktor
Tabel 1 DAPS

NDS3 = Jumlah DTPS yang berpendidikan tertinggi Doktor/Doktor Terapan.
NDTPS = Jumlah dosen tetap yang ditugaskan sebagai pengampu mata kuliah dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kompetensi inti program studi yang diakreditasi.

Jika PDS3 ≥ 50% , maka Skor = 4

Jika PDS3 < 50% , maka Skor = 2 + (4 x PDS3)

Tidak ada Skor kurang dari 2

Skor PDS3 =  (NDS3 / NDTPS) x 100%

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
17 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Latar Belakang pendidikan DT

Kesesuaian latar belakang pendidikan dasar
DT = Dosen Tetap yang terdaftar dalam Pangkalan Data Dikti (PD Dikti)
Tabel 1 DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
18 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Latar Belakang Pendidikan DTPS

Kualifikasi akademik terakhir/tertinggi DTPS.
NDTPS = Jumlah DTPS Program Studi NLDTPS =  Jumlah DTPS yang memiliki latar belakang pendidikan terakhir/tertinggi yang linear dan sesuai dengan kompetensi inti PS disemua jenjang pendidikan.
PDTPSL = (NLDTPS / NDTPS) x 100%
Tabel 1 DAPS

Skor = (NLDTPS / NDTPS) x 100%

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
19 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Sertifikasi DTPS

Sertifikasi kompetensi/profesi/industri DTPS yang relevan dengan bidang PS. NDSK =  Jumlah DTPS yang memiliki sertifikat kompetensi/profesi/industri yang sesuai dengan kompetensi inti PS/relevan dengan bidang PS.
Tabel 1 DAPS

Skor = (NDTPSK / NDTPS) x 100%

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
20 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Jabatan Akademik DTPS

Jabatan akademik DTPS.
NDGB = Jumlah DTPS yang memiliki jabatan akademik Guru Besar.
NDLK = Jumlah DTPS yang memiliki jabatan akademik Lektor Kepala.
NDL = Jumlah DTPS yang memiliki jabatan akademik Lektor
NDTPS = Jumlah dosen tetap yang ditugaskan sebagai pengampu mata kuliah dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kompetensi inti program studi yang diakreditasi.
PGBLKL = ((NDGB + NDLK + NDL) / NDTPS) x 100%
Tabel 1 DAPS

Skor PGBLKL = (( NDGB + NDLK + NDL) / NDTPS) x 100%

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
21 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Keterlibatan Dosen Industri

Keterlibatan dosen industri/praktisi. Tabel 2 DAPS
MKKI = Jumlah mata kuliah kompetensi yang diampu oleh dosen industri/praktisi. 
MKK = Jumlah mata kuliah kompetensi
Dosen industri/praktisi adalah karyawan dan/atau pemilik usaha yang memiliki pengalaman kerja yang sesuai dengan bidang program studi, dinilai dari portofolio dan latar belakang pendidikan.
Dosen Industri, memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun sesuai dengan bidang yang ditekuni, dan/atau pernah memimpin sebuah tim di tempat kerjanya.
Keterlibatan dosen industri/praktisi bisa dalam bentuk anggota dari team teaching.

PMKI = (MKKI / MKK) x 100%

Skor = (MKKI / MKK) x 100%

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
22 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Dosen Tidak Tetap (DTT)

DTT
NDTT = Jumlah DTT yang ditugaskan sebagai pengampu mata kuliah di PS yang diakreditasi.
Tabel 3 DAPS

Skor = (NDTT / (NDT + NDTT)) x 100%

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
23 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Tenaga Kependidikan

A. Kualifikasi dan kecukupan Tendik berdasarkan jenis pekerjaannya (administrasi, pustakawan, teknisi, dll.)
Catatan: Penilaian kecukupan tidak hanya ditentukan oleh jumlah Tendik, namun keberadaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komputer dalam proses administrasi dapat dijadikan pertimbangan untuk menilai efektivitas pekerjaan dan kebutuhan akan Tendik.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
24 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Tenaga Kependidikan

B. Kualifikasi dan kecukupan laboran untuk mendukung proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan PS.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
25 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Kecukupan, Aksesibilitas dan Mutu Sarana dan Prasarana

Kecukupan, aksesibilitas dan mutu sarana dan prasarana untuk menjamin pencapaian capaian pembelajaran dan meningkatkan suasana akademik.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
26 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Laboratorium di Luar Kampus

Ketersediaan dan pemanfaatan wilayah /unit usaha untuk praktik lapangan di luar kampus

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
27 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Laboratorium di dalam kampus

Ketersediaan dan pemanfaatan laboratorium di dalam kampus.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
28 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Pelaksanaan Proses Pembelajaran

A. Bentuk interaksi antara dosen, mahasiswa dan sumber belajar

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
29 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Pelaksanaan Proses Pembelajaran

B. Pemantauan kesesuaian proses terhadap rencana pembelajaran

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
30 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Pelaksanaan Proses Pembelajaran

C. Proses pembelajaran yang terkait dengan penelitian harus mengacu Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN Dikti) Penelitian:
1) hasil penelitian: harus memenuhi pengembangan IPTEKS, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan daya saing bangsa.
2) isi penelitian: memenuhi kedalaman dan keluasan materi penelitian sesuai capaian pembelajaran.
3) proses penelitian: mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan.
4) penilaian penelitian memenuhi unsur edukatif, obyektif, akuntabel, dan transparan.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
31 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Pelaksanaan Proses Pembelajaran

D. Proses pembelajaran yang terkait dengan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) harus mengacu SN Dikti PkM: 
1) hasil PkM: harus memenuhi pengembangan IPTEKS, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan daya saing bangsa. 
2) isi PkM: memenuhi kedalaman dan keluasan materi PkM sesuai capaian pembelajaran. 
3) proses PkM: mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. 
4) penilaian PkM memenuhi unsur edukatif, obyektif, akuntabel, dan
transparan.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
32 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Pelaksanaan Proses Pembelajaran

E. Kesesuaian metode pembelajaran dengan capaian pembelajaran. Contoh: Research Based Education (RBE), Industry Based Education (IBE), teaching factory/teaching industry, dll.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
33 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Monev Proses Pembelajaran

Monev pelaksanaan proses pembelajaran mencakup karakteristik, perencanaan, pelaksanaan, proses pembelajaran dan beban belajar mahasiswa untuk memperoleh CPL.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
34 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Pembelajaran Praktik

Pembelajaran yang dilaksanakan dalam bentuk praktikum, praktik studio, dan atau praktik lapangan. Tabel 4 DAPS
JP = Jam pembelajaran praktikum, praktik studio, dan atau praktik lapangan, termasuk Kuliah Kerja Nyata (KKN)
JB = Jam pembelajaran total selama masa pendidikan.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
35 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Penilaian Pembelajaran

A. Mutu pelaksanaan penilaian pembelajaran (proses dan hasil belajar mahasiswa) untuk mengukur ketercapaian CP berdasarkan prinsip penilaian yang mencakup:
1) edukatif,
2) otentik,
3) objektif,
4) akuntabel, dan
5) transparan,
yang dilakukan secara terintegrasi.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
36 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Penilaian Pembelajaran

B. Pelaksanaan penilaian terdiri atas teknik dan instrumen penilaian.
Teknik penilaian terdiri dari:
1) observasi,
2) partisipasi,
3) unjuk kerja,
4) test tertulis,
5) test lisan, dan
6) angket.
Instrumen penilaian terdiri dari:
1) penilaian proses dalam bentuk rubrik, dan/ atau;
2) penilaian hasil dalam bentuk portofolio, atau
3) karya disain.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
37 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Penilaian Pembelajaran

C.  Pelaksanaan penilaian memuat unsur-unsur sebagai berikut:
1) mempunyai kontrak rencana penilaian,
2) melaksanakan penilaian sesuai kontrak atau kesepakatan,
3) memberikan umpan balik dan memberi kesempatan untuk mempertanyakan hasil kepada mahasiswa,
4) mempunyai dokumentasi penilaian proses dan hasil belajar mahasiswa,
5) mempunyai prosedur yang mencakup tahap perencanaan, kegiatan pemberian tugas atau soal, observasi kinerja, pengembalian hasil observasi, dan pemberian nilai akhir,
6) pelaporan penilaian berupa kualifikasi keberhasilan mahasiswa dalam menempuh suatu mata kuliah dalam bentuk huruf dan angka,
7) mempunyai bukti-bukti rencana dan telah melakukan proses perbaikan berdasar hasil monev penilaian.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
38 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Uji Kompetensi dan Sertifikasi Mahasiswa

A. Pelaksanaan uji kompetensi mengacu kepada standar nasional dan internasional yang relevan dengan menggunakan salah satu atau lebih dari skema uji kompetensi.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
39 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Uji Kompetensi dan Sertifikasi Mahasiswa

B. Sertifikasi mahasiswa bidang pariwisata dan atau hospitaliti.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
40 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Penugasan DTPS sebagai pembimbing Tugas Akhir (TA)

Penugasan DTPS sebagai pembimbing utama tugas akhir mahasiswa.
RDTPSSPU = Rata-rata jumlah mahasiswa yang dibimbing pada PS yang diakreditasi
RDTPSUL = Rata-rata jumlah mahasiswa yang dibimbing pada PS lain di PT RDPU = Rata-rata jumlah bimbingan sebagai pembimbing utama di seluruh program/ semester
Tabel 5 DAPS

4 Berkas 4.00 4.00 16.00
41 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Ekuivalensi Waktu Mengajar Penuh (EWMP) DTPS

EWMP DTPS.
Tabel 6 DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
42 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Pengembangan DTPS

Upaya pengembangan DTPS 
Catatan: Jika Skor rata-rata butir Profil Dosen ≥ 3,5 , maka Skor = 4.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
43 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
LUARAN
Analisis Pemenuhan CPL

Analisis pemenuhan capaian pembelajaran lulusan (CPL) dengan standar yang dibuat oleh pemerintah dan Hildiktipari (KKNI), standar industri (SKKNI) dan standar industri (Internasional/Regional) yang diukur dengan metode yang sahih dan relevan, mencakup aspek:
1) keserbacakupan,
2) kedalaman, dan
3) kebermanfaatan analisis yang ditunjukkan dengan peningkatan CPL dari waktu ke waktu dalam 3 tahun terakhir.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
44 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
LUARAN
Prestasi Akademik Mahasiswa

Prestasi mahasiswa di bidang akademik dalam 3 tahun terakhir yang relevan dengan bidang PS. Tabel 7.a. DAPS
NI = Jumlah prestasi akademik internasional.
NN = Jumlah prestasi akademik nasional.
NW = Jumlah prestasi akademik wilayah/lokal.
NM = Jumlah mahasiswa pada saat TS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
45 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
LUARAN
Prestasi Nonakademik Mahasiswa

Prestasi mahasiswa di bidang nonakademik dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 7.b. DAPS
NI = Jumlah prestasi nonakademik internasional.
NN = Jumlah prestasi nonakademik nasional.
NW = Jumlah prestasi nonakademik wilayah/lokal.
NM = Jumlah mahasiswa pada saat TS.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
46 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
LUARAN
IPK Lulusan

IPK lulusan. 
Tabel 8 DAPS
RIPK = Rata-rata IPK lulusan dalam 3 tahun terakhir.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
47 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
LUARAN
Masa Studi

Masa studi. 
Tabel 9 DAPS
MS = Rata-rata masa studi lulusan (tahun).

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
48 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
LUARAN
Kelulusan Tepat Waktu

Kelulusan tepat waktu. 
Tabel 9 DAPS
PTW = Persentase kelulusan tepat waktu.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
49 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
LUARAN
Keberhasilan Studi

Keberhasilan studi. 
Tabel 9 DAPS
PPS = Persentase keberhasilan studi.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
50 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
DAMPAK
Pelaksanaan Studi Penelusuran Lulusan (Tracer Study)

Pelaksanaan tracer study yang mencakup 5 aspek sebagai berikut:
1) pelaksanaan tracer study terkoordinasi di tingkat PT,
2) kegiatan tracer study dilakukan secara reguler setiap tahun dan terdokumentasi,
3) isi kuesioner mencakup seluruh pertanyaan inti tracer study DIKTI.
4) ditargetkan pada seluruh populasi (lulusan TS-4 s.d. TS-2),
5) hasilnya disosialisasikan dan digunakan untuk pengembangan
kurikulum dan pembelajaran.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
51 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
DAMPAK
Waktu Tunggu Lulusan

Waktu tunggu lulusan untuk mendapatkan pekerjaan pertama dalam 3 tahun, mulai TS-4 s.d. TS-2. 
Tabel 10.a. DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
52 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
DAMPAK
Kesesuaian Bidang Kerja

PBS = Kesesuaian bidang kerja lulusan saat mendapatkan pekerjaan pertama dalam 3 tahun, mulai TS-4 s.d. TS-2.
Tabel 10.b. DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
53 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
DAMPAK
Tingkat dan Ukuran Tempat Kerja Lulusan

Tingkat dan ukuran tempat kerja lulusan.
Tabel 10.c. DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
54 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
DAMPAK
Tingkat Kepuasan Pengguna

A. Tingkat kepuasan pengguna lulusan.
Tabel 11 DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
55 B.1 RELEVANSI PENDIDIKAN
DAMPAK
Tingkat Kepuasan Pengguna

B. Analisis dan tindak lanjut dari hasil pengukuran kepuasan pengguna.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
56 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
MASUKAN
Peta Jalan dan Pedoman Penelitian

A. UPPS memiliki dokumen formal Rencana Strategis Penelitian sesuai diferensiasi misi perguruan tingginya, yang mencakup aspek:
1) Rencana Strategis Penelitian yang memuat landasan pengembangan, sesuai pilihan diferensiasi misi perguruan tingginya yang fokus dalam bidang pendidikan atau penelitian atau PkM.
2) Peta jalan penelitian, sesuai pilihan diferensiasi misi perguruan tingginya yang fokus dalam bidang pendidikan atau penelitian atau PkM.
3) Sumber daya (termasuk sumber pendanaan penelitian dan pengembangan, serta penerapan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi),
4) Sasaran program strategis dan indikator kinerja.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
57 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
MASUKAN
Peta Jalan dan Pedoman Penelitian

B. Analisis terkait aspek 1 dan 2 harus mencakup identifikasi akar masalah, faktor pendukung keberhasilan dan faktor penghambat ketercapaian.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
58 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
PROSES
Proses Penelitian

A. UPPS menyelenggarakan proses penelitian yang berintegritas mencakup aspek berikut:
1)  tata cara penilaian dan reviu,
2)  legalitas pengangkatan reviewer,
3)  hasil penilaian usul penelitian,
4)  legalitas penugasan peneliti/kerja sama peneliti,
5)  berita acara hasil monitoring dan evaluasi, serta
6)  dokumentasi luaran penelitian.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
59 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
PROSES
Proses Penelitian

B. UPPS menunjukkan budaya penelitian melalui pengembangan peneliti dan perekayasa serta kesesuaian pelaksanaan penelitian dengan peta jalan.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
60 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
PROSES
Penelitian DTPS

Kegiatan penelitian DTPS yang relevan dengan bidang program studi dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 12 DAPS
NI = Jumlah PkM dengan sumber pembiayaan luar negeri dalam 3 tahun terakhir.
NN = Jumlah PkM dengan sumber pembiayaan dalam negeri dalam 3 tahun terakhir.
NL = Jumlah PkM dengan sumber pembiayaan PT/ mandiri dalam 3
tahun terakhir.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
61 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
PROSES
Penelitian Dosen dan Mahasiswa

Penelitian DTPS yang dalam pelaksanaannya melibatkan mahasiswa program studi dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 13 DAPS

1 Berkas 3.50 4.00 14.00
62 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
LUARAN
Analisis Terhadap Luaran Penelitian sesuai Pilihan Diferensiasi Misi

A. UPPS menunjukkan hasil analisis terhadap luaran penelitian yang mengadopsi lisensi terbuka, menunjukkan keberlanjutan riset sesuai peta jalan, kerja sama yang dilaksanakan, serta realisasi sumber dana riset dan pengembangan.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
63 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
LUARAN
Analisis Terhadap Luaran Penelitian sesuai Pilihan Diferensiasi Misi

B. UPPS menunjukkan hasil analisis terhadap ketercapaian luaran penelitian sesuai dengan indikator kinerja dan target yang ditetapkan, sesuai pilihan diferensiasi misi perguruan tingginya yang fokus dalam bidang pendidikan atau penelitian atau pengabdian kepada masyarakat, berupa:
1) publikasi,
2) Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan
3) produk/jasa.

3 Berkas 3.50 4.00 14.00
64 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
LUARAN
Analisis Terhadap Luaran Penelitian sesuai Pilihan Diferensiasi Misi

C. Luaran penelitian dosen bersama mahasiswa dalam 3 tahun saat TS, berupa:
1) Jurnal nasional tidak terakreditasi,
2) Jurnal nasional terakreditasi,
3) Jurnal internasional,
4) Jurnal internasional bereputasi,
5) Seminar wilayah/lokal/PT
6) Seminar nasional,
7) Seminar internasional,
8) Tulisan di media massa nasional,
9) Tulisan di media massa internasional.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
65 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
LUARAN
Luaran Penelitian DTPS secara Mandiri maupun dengan Mahasiswa

Publikasi ilmiah DTPS yang dihasilkan secara mandiri atau bersama mahasiswa,  dengan judul yang relevan dengan bidang program studi dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 14 DAPS

1 Berkas 3.50 4.00 14.00
66 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
DAMPAK
Produk/Jasa Karya yang Diadopsi oleh Industri/ Masyarakat

Produk/jasa karya mahasiswa, yang dihasilkan secara mandiri atau bersama DTPS, yang diadopsi oleh industri/masyarakat dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 15.b. DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
67 B.2 RELEVANSI PENELITIAN
DAMPAK
Artikel Ilmiah

Artikel karya ilmiah DTPS yang disitasi dalam 3 tahun terakhir. 
Tabel 16 DAPS
NAS = jumlah artikel yang disitasi.

1 Berkas 3.50 4.00 14.00
68 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
MASUKAN
Peta Jalan dan Pedoman PkM

A. UPPS memiliki dokumen formal Renstra dan menetapkan peta jalan PkM di tingkat PT sesuai diferensiasi misinya yang fokus dalam bidang pendidikan atau penelitian atau PkM.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
69 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
MASUKAN
Peta Jalan dan Pedoman PkM

B. PT memiliki pedoman PkM dan pengembangan kualitas kepakaran sesuai dengan rencana pengembangan kepakaran ditingkat PT sesuai dengan diferensiasi misinya.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
70 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
PROSES
Proses PkM

A. UPPS menyelenggarakan proses pengabdian kepada masyarakat yang berintegritas mencakup 6 aspek berikut:
1) tata cara penilaian dan reviu,
2) legalitas pengangkatan reviewer,
3) hasil penilaian usul PkM,
4) legalitas penugasan pelaksana PkM/kerja sama PkM,
5) berita acara hasil monitoring dan evaluasi, serta
6) dokumentasi luaran PkM.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
71 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
PROSES
Proses PkM

B. UPPS menunjukkan budaya PkM, menyelenggarakan layanan kepakaran yang akuntabel dan profesional (sertifikasi/lisensi individu/lembaga), menunjukkan kesesuaian dengan peta jalan dan melakukan evaluasi pelaksanaan serta pengembangan dosen pelaksana pengabdian.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
72 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
PROSES
Kegiatan PkM DTPS

Kegiatan PkM DTPS yang relevan dengan bidang program studi dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 17 DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
73 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
PROSES
PkM Dosen dan Mahasiswa

PkM DTPS yang dalam pelaksanaannya melibatkan mahasiswa program studi dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 18 DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
74 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
LUARAN
Analisis terhadap luaran PkM sesuai pilihan diferensiasi misi

A. PT/UPPS menunjukkan hasil analisis terhadap ketercapaian luaran PkM yang menganut lisensi terbuka, pengembangan kapasitas termasuk sumber daya manusia, keterlaksanaan ragam layanan terlembaga, kerja sama yang dilaksanakan, serta realisasi sumber dana pengabdian dan pengembangan.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
75 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
LUARAN
Analisis terhadap luaran PkM sesuai pilihan diferensiasi misi

B. PT/UPPS menunjukkan hasil analisis terhadap luaran PkM sesuai pilihan diferensiasi misi perguruan tingginya yang fokus dalam bidang pendidikan atau penelitian atau PkM, berupa rekognisi sesuai bidang keilmuan.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
76 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
LUARAN
Luaran PkM DTPS secara mandiri maupun dengan Mahasiswa

Luaran dari kegiatan PkM DTPS yang dihasilkan secara mandiri atau bersama mahasiswa, dengan judul yang relevan dengan bidang program studi dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 19 DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
77 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
DAMPAK
UPPS/PS mendapatkan Pengakuan Kepakaran Profesional (Individu dan Lembaga) dari Masyarakat, Pemerintah dan Industri.

A. UPPS/PS mendapatkan pengakuan kepakaran profesional baik secara individu maupun lembaga dari masyarakat, pemerintah dan industri.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
78 B.3 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
DAMPAK
UPPS/PS mendapatkan Pengakuan Kepakaran Profesional (Individu dan Lembaga) dari Masyarakat, Pemerintah dan Industri.

B. Karya dosen tetap atau bersama mahasiswa yang terekognisi/diterapkan masyarakat, berupa: HKI: Paten/Paten Sederhana, HKI:
a) Hak Cipta,
b) Desain Produk Industri,
d) Desain Tata Letak, dll

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
79 C. AKUNTABILITAS
MASUKAN
Tata Pamong dan Tata Kelola : UPPS Memiliki Statuta dan Struktur Organisasi dan Tata Kerja.

Dokumen formal tata kelola mencakup: Statuta, struktur organisasi dan tugas pokok serta fungsinya. Catatan: Fokus penilaian pada PT memiliki dokumen formal mencakup:
1) statuta yang setidaknya mengatur mengenai:
a. ketentuan umum;
b. identitas;
c. penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi;
d. sistem pengelolaan;
e. sistem penjaminan mutu internal;
f. bentuk dan tata cara penetapan peraturan;
g. pendanaan dan kekayaan;
h. ketentuan peralihan; dan
i. ketentuan penutup.
2) Struktur organisasi yang setidaknya mempunyai unsur-unsur disertai dengan tugas pokok dan fungsinya:
a. penyusun kebijakan;
b. pelaksana akademik;
c. pengawas dan penjaminan mutu;
d. penunjang akademik atau sumber belajar; dan
e. pelaksana administrasi atau tata usaha, organ, tugas pokok dan
fungsi, manajerial.

6 Berkas 0.00 4.00 00.00
80 C. AKUNTABILITAS
MASUKAN
Kerja sama

A. Kerja sama PT di bidang pendidikan, penelitian dan PkM dalam 3 tahun terakhir.
Tabel 20 DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
81 C. AKUNTABILITAS
MASUKAN
Kerja sama

B. Kerja sama tingkat internasional, nasional, wilayah/lokal yang relevan dengan program studi dan dikelola oleh UPPS dalam 3 tahun terakhir. Tabel 20 DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
82 C. AKUNTABILITAS
PROSES
PT/UPPS Memiliki Sistem Tata Pamong sesuai Konteks Institusi untuk Menjamin Akuntabilitas, Keberlanjutan dan Transparansi, serta Mitigasi Potensi Risiko.

Pengawasan dan pengendalian untuk menjamin akuntabilitas, keberlanjutan dan transparansi, serta mitigasi potensi risikonya. Catatan:
1) Pengawasan dan pengendalian kegiatan pendidikan dilakukan dalam bidang akademik dan nonakademik berdasarkan diferensiasi misi PT.
2) Cakupan pengawasan dan pengendalian penyelenggaraan pendidikan minimal meliputi aspek- aspek:
a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pendidikan serta efektivitas kebijakan akademik;
b. pemantauan potensi risiko; di antaranya praktek korupsi, pengaduan masyarakat, penurunan data dan informasi pada PD Dikti, dan indikasi penurunan mutu lainnya
c. penjaminan kepatuhan pada pengaturan otoritas akademik dan etika akademik;
d. penerimaan, pendokumentasian, pemrosesan dan penyelesaian keluhan, laporan atau pengaduan terhadap dugaan pelanggaran etika akademik, pelanggaran peraturan PT, dan pelanggaran peraturan
perundang-undangan;

21 Berkas 0.00 4.00 00.00
83 C. AKUNTABILITAS
PROSES
PT/UPPS Memiliki Sistem Pengelolaan Data dan Informasi Berbasis TIK.

Kebijakan pengelolaan dan keteraksesan data dan informasi kemahasiswaan, akademik, sumber daya manusia, dan keuangan.
Catatan:
Pengelolaan dan keteraksesan data dan informasi bertujuan untuk:
a. memastikan keamanan, kebenaran, akurasi, kelengkapan dan kemutakhiran data akademik;
b. mendukung perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan perguruan tinggi;
c. melaporkan data profil dan kinerja PT pada PD Dikti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan;
d. menyediakan data dan informasi PT yang dapat diakses publik, dan
e. menjamin keteraksesan publik.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
84 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Keberfungsian Sistem Pengelolaan Fungsional dan Operasional UPPS/PT

A. Ketersediaan bukti formal keberfungsian sistem pengelolaan fungsional dan operasional PT yang mencakup 5 aspek berikut:
1) perencanaan (planning),
2) pengorganisasian (organizing),
3) penempatan personil (staffing),
4) pengarahan (leading), dan
5) pengawasan (controlling).

23 Berkas 0.00 4.00 00.00
85 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Keberfungsian Sistem Pengelolaan Fungsional dan Operasional UPPS/PT

B. Ketersediaan dokumen formal dan pedoman pengelolaan mencakup 11 aspek berikut serta keterlaksanaanya:
1) pendidikan,
2) pengembangan suasana akademik dan otonomi keilmuan,
3) kemahasiswaan,
4) penelitian,
5) PkM,
6) SDM,
7) keuangan,
8) sarana dan prasarana,
9) sistem informasi,
10) sistem penjaminan mutu, dan
11) kerja sama.

10 Berkas 0.00 4.00 00.00
86 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Suasana Akademik

Keterlaksanaan dan keberkalaan program dan kegiatan di luar kegiatan pembelajaran terstruktur untuk meningkatkan suasana akademik.
Contoh: kegiatan himpunan asosiasi profesi bidang ilmu, kuliah
umum/studium generale, seminar ilmiah, bedah buku.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
87 C. AKUNTABILITAS
PROSES
PT Memiliki Kebijakan dan Pedoman Penerimaan Mahasiswa baru

A. Kebijakan penerimaan mahasiswa baru yang afirmatif, Inklusif dan adil (memperhatikan mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi, tidak membedakan suku, ras, agama, golongan, asal wilayah dan disabilitas).

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
88 C. AKUNTABILITAS
PROSES
PT Memiliki Kebijakan dan Pedoman Penerimaan Mahasiswa baru

B. PT/UPPS berupaya memperluas akses calon mahasiswa dengan cara:
1) Pembelajaran jarak jauh (PJJ) - jika dimungkinkan;
2) Sharing sumber daya pembelajaran;
3) Beasiswa: afirmasi, 3T, mahasiswa berprestasi tapi tidak mampu, berdasarkan minat dan bakat, berprestasi tinggi;
4) Kebijakan rekrutmen melalui RPL. 
Catatan: Berdasarkan Permendikbud No.7/2020, PJJ dapat diselenggarakan dalam bentuk mata kuliah (salah satu contohnya melalui SPADA Indonesia), PS dan PT.

1 Berkas 1.00 4.00 4.00
89 C. AKUNTABILITAS
PROSES
PT Memiliki Kebijakan dan Pedoman Penerimaan Mahasiswa baru

C. Daya Tarik PS.
PT/UPPS melakukan upaya untuk keberlanjutan/peningkatan animo calon mahasiswa.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
90 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Layanan Kemahasiswaan

A. Ketersediaan layanan kemahasiswaan dalam bentuk:
1) Ketersediaan Sumber Pembelajaran (publikasi, riset penelitian, tesis/disertasi)
2) Kualitas Layanan pada Pembimbingan Tesis
3) Kesejahteraan (bimbingan dan konseling, layanan beasiswa, dan
layanan kesehatan.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
91 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Layanan Kemahasiswaan

B. Akses dan mutu layanan kemahasiswaan.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
92 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Biaya Operasional Pendidikan

Biaya operasional pendidikan. Tabel 21 DAPS
BOP = Biaya operasional pendidikan dalam 3 tahun terakhir.
NM = Jumlah mahasiswa aktif pada saat TS.
DOP = Rata-rata dana operasional pendidikan/mahasiswa/ tahun dalam 3 tahun terakhir

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
93 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Dana penelitian DTPS

Dana penelitian DTPS. 
Tabel 21 DAPS

1 Berkas 3.50 4.00 14.00
94 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Dana PkM DTPS

Dana pengabdian kepada masyarakat DTPS.
Tabel 21 DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
95 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Realisasi investasi

Realisasi investasi (SDM, sarana dan prasarana) yang mendukung penyelenggaraan Tridharma.
Catatan: Jika Skor rata-rata butir tentang profil dosen, sarana, dan prasarana ≥ 3,5 , maka Skor butir ini= 4.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
96 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Kecukupan dana

Kecukupan dana untuk menjamin pencapaian CP.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
97 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Kepuasan Mahasiswa

A. Tingkat kepuasan mahasiswa terhadap proses pendidikan.
Tabel 22 DAPS Aspek yang diukur:
1) Keandalan (reliability):
kemampuan dosen, Tendik, dan pengelola dalam memberikan pelayanan;
2) Daya tanggap (responsiveness): kemampuan dari dosen, Tendik, dan pengelola dalam membantu mahasiswa dan memberikan jasa dengan cepat;
3) Kepastian (assurance): kemampuan dosen, Tendik, dan pengelola untuk memberi keyakinan kepada mahasiswa bahwa pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan ketentuan;
4) Empati (empathy): kesediaan/kepedulian dosen, Tendik, dan pengelola untuk memberi perhatian kepada mahasiswa; dan
5) Tangible: penilaian mahasiswa terhadap kecukupan, aksesibilitas, kualitas sarana dan prasarana.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
98 C. AKUNTABILITAS
PROSES
Kepuasan Mahasiswa

B. Analisis dan tindak lanjut dari hasil pengukuran kepuasan mahasiswa.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
99 C. AKUNTABILITAS
DAMPAK
Rekognisi DTPS

1) Pengakuan/rekognisi atas kepakaran/prestasi/kinerja DTPS yang relevan dengan bidang PS.
Tabel 23 DAPS

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
100 C. AKUNTABILITAS
DAMPAK
Mutu, manfaat, kepuasan dan keberlanjutan kerja sama

Mutu, manfaat, kepuasan dan keberlanjutan kerja sama pendidikan, penelitian dan PkM yang relevan dengan program studi. UPPS memiliki bukti yang sahih terkait kerja sama yang ada telah memenuhi 3 aspek berikut: 
1) memberikan manfaat bagi program studi dalam pemenuhan proses pembelajaran, penelitian, PkM. 
2) memberikan peningkatan kinerja tridharma dan fasilitas pendukung program studi. 
3) memberikan kepuasan kepada mitra industri dan mitra kerja sama lainnya, serta menjamin keberlanjutan kerja sama dan hasilnya.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
101 D. DIFFERENSIASI
MASUKAN
Penetapan diferensiasi misi dan ketersediaan rencana strategis serta peta jalan pengembangan UPPS dan PS dalam mewujudkan diferensiasi misinya

A. UPPS dan PS memiliki diferensiasi misi yang jelas dan realistis.

5 Berkas 0.00 4.00 00.00
102 D. DIFFERENSIASI
MASUKAN
Penetapan diferensiasi misi dan ketersediaan rencana strategis serta peta jalan pengembangan UPPS dan PS dalam mewujudkan diferensiasi misinya

B. PT memiliki rencana strategis dan peta pengembangan institusi yang jelas, komprehensif dan relevan dengan pelaksanaan diferensiasi misi dan pencapaian visi institusi yang ditunjukkan dengan aspek berikut:
1) Ketersediaan rencana pengembangan jangka panjang (15-25 tahun), jangka menengah (4-5 tahun), dan jangka pendek (1 tahun).
2) Indikator dan target yang selaras dengan diferensiasi misi sesuai dengan fokus pengembangan yang ditetapkan (Pendidikan atau Penelitian dan atau PKM), terukur, dan disusun melalui benchmarking.
3) Perumusan strategi pencapaian yang sistematis dan komprehensif.

3 Berkas 0.00 4.00 00.00
103 D. DIFFERENSIASI
MASUKAN
Penerapan Global Code of Ethics for Tourism/ Sustainable Development Goals (SDG’s)

Penerapan Global Code of Ethics for Tourism di dalam kegiatan UPPS dan PS untuk prodi pariwisata;

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
104 D. DIFFERENSIASI
MASUKAN
Penerapan Global Code of Ethics for Tourism/ Sustainable Development Goals (SDG’s)

Penerapan Sustainable Development Goals (SDG) di dalam kegiatan UPPS dan PS untuk prodi non pariwisata

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
105 D. DIFFERENSIASI
PROSES
Strategi pencapaian Tujuan

Strategi pencapaian tujuan disusun berdasarkan analisis yang sistematis, serta pada pelaksanaannya dilakukan pemantauan dan evaluasi yang ditindaklanjuti.

16 Berkas 0.00 4.00 00.00
106 D. DIFFERENSIASI
LUARAN
Evaluasi Capaian Kinerja

Analisis keberhasilan dan/atau ketidakberhasilan pencapaian kinerja yang telah ditetapkan institusi yang memenuhi 2 aspek sebagai berikut:
1) capaian kinerja harus diukur dengan metode yang tepat, dan hasilnya dianalisis serta dievaluasi, dan
2) analisis terhadap capaian kinerja mencakup identifikasi akar masalah, faktor pendukung keberhasilan dan faktor penghambat ketercapaian standar, dan deskripsi singkat tindak lanjut yang akan dilakukan.

14 Berkas 0.00 4.00 00.00
107 D. DIFFERENSIASI
DAMPAK
Kepuasan pemangku kepentingan

Pengukuran kepuasan para pemangku kepentingan (mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, lulusan, pengguna, mitra industri, dan mitra lainnya) terhadap layanan manajemen, yang memenuhi aspek- aspek berikut:
1) menggunakan instrumen kepuasan yang sahih, andal, mudah digunakan,
2) dilaksanakan secara berkala, serta datanya terekam secara komprehensif,
3) dianalisis dengan metode yang tepat serta bermanfaat untuk pengambilan keputusan,
4) tingkat kepuasan dan umpan balik ditindaklanjuti untuk perbaikan dan peningkatan mutu luaran secara berkala dan tersistem.
5) dilakukan reviu terhadap pelaksanaan pengukuran kepuasan dosen dan mahasiswa, serta
6) hasilnya dipublikasikan dan mudah diakses oleh dosen dan mahasiswa.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
108 E. INDIKATOR KINERJA TAMBAHAN
IKT
Indikator Kinerja Tambahan

PS memiliki Indikator Kerja Tambahan pada aspek Penjaminan Mutu dan Tridharma PT

15 Berkas 0.00 4.00 00.00
109 F. PROFILE
UPPS
Profil UPPS

Keserbacakupan informasi dalam profil dan konsistensi antara profil dengan data dan informasi yang disampaikan pada masing-masing kriteria, serta menunjukkan iklim yang kondusif untuk pengembangan dan reputasi sebagai rujukan di bidang keilmuannya.

5 Berkas 0.00 4.00 00.00
110 G. RENCANA PENGEMBANGAN
Rencana Pengembangan
Analisis dan Capaian Kinerja

Keserbacakupan (kelengkapan, keluasan, dan kedalaman), ketepatan, ketajaman, dan kesesuaian analisis capaian kinerja serta konsistensi dengan setiap kriteria.

Tidak Ada Berkas 0.00 4.00 00.00
111 G. RENCANA PENGEMBANGAN
Rencana Pengembangan
Analisis SWOT atau Analisis Lain yang Relevan

Ketepatan analisis SWOT atau analisis yang relevan di dalam mengembangkan strategi.

2 Berkas 0.00 4.00 00.00
112 G. RENCANA PENGEMBANGAN
Rencana Pengembangan
Program Pengembangan

Ketepatan di dalam menetapkan prioritas program pengembangan.

3 Berkas 0.00 4.00 00.00
113 G. RENCANA PENGEMBANGAN
Rencana Pengembangan
Program Keberlanjutan

UPPS memiliki kebijakan, ketersediaan sumber daya, kemampuan melaksanakan, dan kerealistikan program.

9 Berkas 0.00 4.00 00.00