Diagram Asesmen AIPS 5.0 D-III

Berikut ini adalah diagram pencapaian nilai asessmen prodi Asesmen AIPS 5.0 D-III

Status Keberhasil

Nilai Asesmen Kecukupan : 34.67

Syarat Perlu Terakreditasi : TIDAK TERPENUHI

Syarat Perlu Peringkat Unggul : TIDAK TERPENUHI

Syarat Perlu Peringkat Baik Sekali : TIDAK TERPENUHI


Element Pertimbangan : 62 Element

Ketersediaan Berkas : 12 Berkas


Diagram Pencapaian


Matrik Penilain Asesmen AIPS 5.0 D-III
No. Element Item Score Bobot Score x Bobot Syarat Perlu Akreditasi Syarat Peringkat Unggul Syarat Peringkat Baik
No. Element Item Score Bobot Score x Bobot Syarat Perlu Akreditasi Syarat Peringkat Unggul Syarat Peringkat Baik
1 BUDAYA MUTU
MASUKAN
PT/UPPS memiliki perangkat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), mekanisme dan manajemen penjaminan mutu program studi.
Butir 1

A. Perangkat SPMI yang minimal mencakup:
a.1. kebijakan SPMI,
a.2. pedoman penerapan siklus PPEPP dalam SPMI,
a.3. standar dan/atau kriteria, norma, acuan mutu penyelenggaraan pendidikan dan pengelolaan
perguruan tinggi,
a.4. tata cara pendokumentasian implementasi SPMI,
a.5. Panduan perumusan/desain, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi mutu program studi, mencakup:
a.5.1. Capaian pembelajaran lulusan.
a.5.2. Struktur program dan kurikulum.
a.5.3. Pengajaran dan pembelajaran.
a.5.4. Penilaian mahasiswa dan luaran pembelajaran.
a.5.5. Penugasan dosen dan tenaga kependidikan.
a.5.6. Sarana prasarana.
B. Manajemen dan mekanisme penjaminan mutu program studi yang minimal mencakup:
a. implementasi SPMI yang terintegrasi dengan manajemen PT
b. Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
c. Sistem pemantauan pelaksanaan pembelajaran
d. Sistem umpan balik dari mahasiswa dan pemangku kepentingan lainnya.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
2 BUDAYA MUTU
PROSES
PT/UPPS melaksanakan SPMI melalui siklus PPEPP sebagai mekanisme untuk menjamin terpenuhinya standar pendidikan tinggi. Pada tingkat program studi, implementasi SPMI diwujudkan melalui siklus PPEPP pada implementasi kurikulum.
Butir 2

Proses siklus PPEPP pada implementasi kurikulum, meliputi minimal pada kegiatan berikut:
a. Perencanaan kegiatan pendidikan dan pembelajaran.
b. Pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pembelajaran.
c. Evaluasi hasil pembelajaran mahasiswa
d. Asesmen CPL dan luaran program studi
e. Evaluasi hasil-hasil asesmen
f. Analisis dan evaluasi masukan dari pemangku kepentingan.
Hasil evaluasi digunakan sebagai umpan balik dalam pengembangan mata kuliah, kurikulum dan program studi.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
3 BUDAYA MUTU
LUARAN DAN CAPAIAN
Perguruan Tinggi/UPPS/Program Studi memiliki sistem pelaporan implementasi dan luaran SPMI program studi yang berisi hasil asesmen ketercapaian target indikator kinerja program studi dan data/informasi yang tervalidasi dilaporkan ke PD Dikti.
Butir 3

A. Ketercapaian target-target indikator kinerja program studi yang berdaya saing nasional, minimal pada aspek berikut ini:
a. Persentase kelulusan mahasiswa dalam 1 kali Masa Tempuh Kurikulum (MTK)
b. IPK
c. Persentase lulusan yang mendapat pekerjaan setelah 1 tahun kelulusan.
d. Tingkat kepuasan terhadap prodi berdasarkan survey alumni dan pengguna lulusan.
e. Capaian CPL
B. Sistem pendokumentasian implementasi dan luaran SPMI serta mekanisme pelaporan data yang tervalidasi ke PD Dikti secara berkala.  Luaran SPMI disusun minimal dalam bentuk:
a. Laporan Program Studi/asesmen mutu program studi.
b. Laporan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi mata kuliah, dan
c. Mekanisme pelaporan data dan informasi dari implementasi dan luaran SPMI program studi yang tervalidasi ke PD Dikti secara berkala.

1 Berkas 2.00 2.00 4.00
4 BUDAYA MUTU
DAMPAK
Program studi memperoleh pengakuan atas efektivitas implementasi SPMI di program studi.
Butir 4

Program Studi memperoleh pengakuan atas efektivitas implementasi SPMI di program studi, berupa:
a. Akreditasi dari BAN-PT/LAM
b. Kepuasan dari pemangku kepentingan terhadap lulusan Prodi.
c. Hasil Audit Mutu Internal  (atau bentuk Evaluasi lain di dalam SPMI)  Program Studi.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
5 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Program Studi memiliki dokumen kurikulum yang lengkap
Butir 5

Program Studi memiliki dokumen kurikulum yang lengkap  mencakup:
1) Keunikan program studi,
2) Profil lulusan,
3) Capaian pembelajaran lulusan (kesesuaian dengan KKNI)
4) Struktur kurikulum
5) Silabus mata kuliah dan
6) Rencana pembelajaran semester
 

1 Berkas 2.00 2.00 4.00
6 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
A. Kompetensi dan kualifikasi dosen penghitung rasio (DPR) DPR adalah dosen tetap perguruan tinggi pada Prodi yang diakreditas yang dilaporkan tiap semester pada PD Dikti mengampu mata kuliah sesuai dengan bidang keahliannya
Butir 6

A. Kompetensi dan kualifikasi dosen penghitung rasio (DPR) yang sesuai dengan bidang kajian program studi pada saat pengajuan dengan memperhatikan aspek-aspek berikut ini:
1) Dosen memiliki kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan professional serta sertifikasi kompetensi yang diterbitkan oleh lembaga/instansi yang berkompeten dalam bidang keahlian yang dibutuhkan Program Studi yang diakreditasi
2) Kualifikasi dosen minimal lulusan magister dengan bidang keahlian yang sesuai dengan mata kuliah yang diampu.
3) UPPS wajib menetapkan sasaran strategis  tentang Profesi, dan Karir Dosen Vokasi
4) Kesesuaian  bidang keahlian dosen dan pengalaman akademiknya dengan mata kuliah yang diampu pada program studi yang diakreditasi.
5) Luaran dosen adalah pengalaman profesional baik dalam bidang pendidikan, penelitian maupun PkM yang mendukung diferensiasi misi UPPS.
Contohnya UPPS yang fokus pada bidang pendidikan vokasi memiliki luaran sebagai berikut: Memiliki publikasi di jurnal pendidikan atau pembelajaran terakreditasi nasional/internasional atau buku ajar, buku teks,  modul pembelajaran yang digunakan sebagai bahan ajar nasional.
UPPS yang fokus pada bidang penelitian terapan memiliki luaran di antaranya: Memiliki Publikasi hasil-hasil riset sebagai penulis pertama  pd jurnal nasional atau Internasional bereputasi atau memiliki Inovasi dan hilirisasi hasil riset terapan UPPS yang fokus pada bidang PkM memiliki luaran antara lain:
Memiliki Publikasi hasil kegiatan PkM terapan sebagai penulis pertama pd jurnal Nasional/Internasional bereputasi dan Produk Inovasi yang bermanfaat luas

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
7 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
B. Kecukupan dosen penghitung rasio(DPR)
Butir 6

B. Kecukupan dosen penghitung rasio(DPR)  yang ditugaskan di  program studi yang diakreditasi terlaporkan pada PD Dikti. LKPS Tabel 2-I.1

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
8 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
C. persentase jabatan akademik DPR pada Program Studi yang diakreditasi
Butir 6

C. persentase jabatan akademik DPR pada Program Studi yang diakreditasi: Program Sarjana Terapan: PDJA=(GB+LK+L+Asisten Ahli/Dosen  Penghitung Rasio. Data LKPS Tabel 2-I.1

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
9 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
D.Dosen Tidak Tetap
Butir 6

D. Persentase Dosen Tidak tetap terhadap Dosen Penghitung Rasio (DPR) dan tidak tetap (PDTT), Data LKPS Tabel 2

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
10 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
E. persentase Dosen Praktisi (PDP) yang relevan dengan Program Studi
Butir 6

E. persentase Dosen Praktisi yang memiliki sertifikasi kompetensi dengan bidang keahlian yang relevan dengan kebutuhan Program Studi. LKPS Tabel 2-I.2 Dosen Praktisi (PDP)

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
11 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
F.Beban kerja DPR
Butir 6

F.Beban kerja DPR yang ditugaskan pada program studi yang dinyatakan dalam Ekuivalen Waktu Mengajar Penuh (EWMP). Data LKPS Tabel 2-I.3 EWMP DPRPS

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
12 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Kecukupan Tenaga Kependidikan
Butir 7

Kecukupan Tenaga Kependidikan yang berkompeten dan berkualifikasi: data LKPS Tabel 2-I.4 Tenaga Kependidikan
1) Memiliki kompetensi yang mendukung tugas pokok dan fungsi dalam melaksanakan layanan administrasi, pengelolaan, pengembangan, pengawasan, dan pelayanan teknis IT sertapelayanan teknis lainnya yang berkompeten untuk menunjang proses Pendidikan;
2) Kualifikasi pendidikan minimal berijazah diploma tiga;
3) bekerja penuh waktu selama 37,5 (tiga puluh tujuh koma lima) jam per minggu.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
13 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
A. Kecukupan & Akses Sarana dan Prasarana
Butir 8

A. Kebijakan yang menjamin kecukupan dan ketersediaan akses terhadap sarana dan prasarana dalam menjalankan kegiatan pendidikan dan pembelajaran.
A. Keteraksesan sarana dan prasarana yang mendukung penyelenggaraan pendidikan vokasi dan pembelajaran dengan kebijakan yang ditetapkan perguruan tinggi
1) UPPS menjamin dan menyediakan akses terhadap sarana dan prasarana yang dapat:
a. mengakomodasi kebutuhan pendidikan mahasiswa vokasi;
b. mengakomodasi pelaksanaan tugas dosen dan tenaga kependidikan;
c. ramah terhadap mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan yang berkebutuhan khusus; yaitu tersedianya fasilitas pendukung yang memungkinan bagi dosen dan mahaiswa  yang berkebutuhan khusus melakukan aktifitas tridharma dan bagi tendik berkebutuhan khusus dapat memudahkan menjalankan tupoksinya dalam memberikan layanan pendukung Tridharma PT. d.memadai untuk menyelenggarakan pendidikan dan manajemen pendidikan tinggi sesuai kebutuhan penyelenggaraan dan rencana pengembangan pendidikan.
2) Ketersediaan sarana dan prasarana mencakup:
a. Teknologi informasi dan komunikasi yang andal untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan;
b. Sumber pembelajaran.
3) Sarana dan Prasarana praktik yang dimiliki mendukung fokus diferensiasi misi UPPS  dalam bidang Pendidikan, atau peneliitan atau PkM. Misalnya UPPS yang fokus dalam bidang pendidikan SarPras yang disediakan misalnya  Laboratorium Pendidikan(Teaching Factory/Teaching Industry)  yang fungsional, sedangkan UPPS yang fokus dalam bidang riset terapan misalnya memiliki Laboratorium Riset terapan yang fungsional, sedangkan UPPS yang fokus dalam bidang PkM terapan misalnya memiliki Laboratorium Inovasi sosial/komunitas yang fungsional

3 Berkas 1.33 2.00 2.67
14 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
B. Implementasi Sistem K3
Butir 9

B. Implementasi Sistem K3 (Keamanan, Keselamatan dan kesehatan) dalam kegiatan pendidikan dan pembelajaran.
a) keamanan, keselamatan, dan kesehatan;
b) kelengkapan pencegahan dan pemadam kebakaran serta penanggulangan kondisi darurat akibat bencana alam lainnya;
c) pengelolaan sampah serta limbah bahan berbahaya dan beracun.
d) penyediaan fasilitas yang memenuhi standar kesehatan kerja dan menjamin lingkungan kerja yang sehat.
e) mengamankan seluruh fasilitas kampus dari pengaruh negatif NAPZA,khususnya Setiap Tempat Belajar Mengajar diwajibkan menjadi Kawasan Tanpa Rokok

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
15 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
C. Pembiayaan Pendidikan
Butir 9

C.Pembiayaan pendidikan untuk mencapai standar kompetensi lulusan pada Prodi yang diakreditasi mengacu pada LKPS  Tabel 2-1.5
a) biaya investasi(biaya untuk pengadaan sarana dan prasarana, pengembangan dosen, dan tenaga kependidikan)
b) biaya operasional pendidikan dalam 3 tahun

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
16 RELEVANSI PENDIDIKAN
MASUKAN
Sistem TIK Pendukung Penylenggaaraan Pendidikan
Butir 9

Perguruan Tinggi/UPPS  memiliki sistem TIK yang andal untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran dengan tujuan untuk:
a) mendukung pengembangan materi pembelajaran dan pelaksanaan pembelajaran dan Ujian; 
b) memastikan keamanan, kebenaran, akurasi, kelengkapan dan kemutakhiran data akademik; 
c) mendukung perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan perguruan tinggi; 
d) melaporkan data profil dan kinerja Program Studi pada PD Dikti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; 
e) menyediakan data dan informasi perguruan tinggi yang dapat diakses untuk kebutuhan belajar mahasiswa; 
f) menjamin keteraksesan publik.
g) Sistem TIK yang menunjang fokus diferensiasi misi PT dalam bidang Pendidikan atau Penelitian atau PkM

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
17 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
A. Penetapan standar proses pembelajaran
Butir 10

A. UPPS menetapkan standar proses pembelajaran untuk mencapai standar kompetensi lulusan  yang mencakup:
a. Perencanaan proses pembelajaran merupakan kegiatan perumusan: 1. capaian pembelajaran yang menjadi tujuan belajar; 2. cara mencapai tujuan belajar melalui strategi dan metode pembelajaran; dan 3. cara menilai ketercapaian capaian pembelajaran;
b. Pelaksanaan proses pembelajaran; diselenggarakan dengan: 1. menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, inklusif, kolaboratif, kreatif, dan efektif;2. memberikan kesempatan belajar yang sama tanpa membedakan latar belakang pendidikan, sosial, ekonomi, budaya, bahasa, jalur penerimaan mahasiswa, dan kebutuhan khusus mahasiswa; 3. menjamin keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan hidup sivitas akademika; dan 4. memberikan fleksibilitas dalam proses pendidikan.
c.Penilaian proses pembelajaran  merupakan kegiatan asesmen terhadap perencanaan dan pelaksanaan proses pembelajaran yang bertujuan untuk memperbaiki proses pembelajaran.

1 Berkas 2.00 2.00 4.00
18 RELEVANSI PENDIDIKAN
PROSES
Penerapan Standar Penilaian sesuai Diferensiasi Misi PT
Butir 11

UPPS menerapkan Standar Penilaian  yang merupakan kriteria minimal penilaian hasil belajar mahasiswa untuk mencapai standar kompetensi lulusan yang dilakukan secara valid, reliabel, transparan, akuntabel, berkeadilan, objektif, dan edukatif.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
19 RELEVANSI PENDIDIKAN
LUARAN DAN CAPAIAN
A. Efektivitas Kinerja Program Studi;
Butir 12

A. Efektivitas Kinerja program studi  mencakup unsur-unsur sebagai berikut: Penyelesaian studi lulusan dan Publikasi Ilmiah Mahasiswa sebagai berikut;
1) Rerata persentase penurunan lulusan (Diploma Tiga ) dalam 5 tahun terakhir (Re-PL). LKPS Tabel 2-I.5 Profil Jumlah Lulusan.
2) Kelulusan 1 kali masa tempuh kurikulum Diploma Tiga yang masuk TS-2 dan lulus sampai TS, (PKMTK) mengacu data LKPS Tabel 2-I.6a Profil masa studi lulusan atau
3) Kelulusan 2 kali waktu tempuh kurikulum yaitu   jumlah lulusan sampai akhir TS yang masuk saat TS-5 terhadap jumlah mahasiswa masuk saat TS-5 mengacu data LKPS Tabel 2- I.6a Profil masa studi lulusan.
4) Persentase keterlibatan mahasiswa aktif dalam memperoleh prestasi mahasiswa tingkat wilayah atau nasional atau internasional dengan peringkat 1, 2 dan 3 saat TS (RPMP) mengacu pada LKPS Tabel 2-I.10 Prestasi Mahasiswa .
*Catatan: Khusus Program Studi Terakreditasi Sementara yang mengajukan untuk Status
Terakreditasi Unggul untuk unsur 2) ,3) dan 4) mengacu pada LKPS Tabel 2-I.6b Profil masa studi lulusan

1 Berkas 2.00 2.00 4.00
20 RELEVANSI PENDIDIKAN
LUARAN DAN CAPAIAN
B. Pengukuran dan evaluasi CPL;
Butir 12

B. Program Studi melakukan pengukuran dan evaluasi menyeluruh terhadap capaian pembelajaran lulusan (CPL) dalam tiga tahun terakhir memenuhi unsur-unsur sebagai berikut:
1) Rumusan CPL dinilai dari kesesuaiannya  dengan tujuan program studi dalam menghasilkan Profil lulusan yang kompeten dalam ranah keilmuan Prodi .
2) Rumusan CPL dinilai dari keselarasan dengan KKNI dan kebutuhan kompetensi kerja dari DUDIKA yang sejalan dengan Profil lulusan yang ditetapkan.
3) Pengukuran dan pencapaian CPL dilakukan dengan metode yang tepat untuk menilai ketercapaian kompetensi yang meliputi:
a.Sikap sesuai huruf (a) sampai dengan huruf (f) KKNI
b. penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kecakapan/keterampilan spesifik dan aplikasinya untuk 1 (satu) atau sekumpulan bidang keilmuan tertentu;
c. kecakapan umum yang dibutuhkan sebagai dasar untuk penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta bidang kerja yang relevan;
d. pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk dunia kerja dan/atau melanjutkan studi pada jenjang yang lebih tinggi ataupun untuk mendapatkan sertifikat profesi; dan
e. kemampuan intelektual untuk berpikir secara mandiri dan kritis sebagai pembelajar sepanjang hayat.
4) Hasil pengukuran ketercapaian CPL ditindak lanjuti untuk perbaikan standar mutu masukan dan proses yang disesuaikan dengan pilihan fokus diferensiasi misi PT dalam bidang Pendidikan atau Penelitian atau PkM. Data hasil pengukuran CPL dimuat pada LKPS Tabel 2-I.7a Pengukuran CPL.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
21 RELEVANSI PENDIDIKAN
LUARAN DAN CAPAIAN
praktik baik Pendidikan Antikorupsi
Butir 13

Program Studi yang diakreditasi menunjukkan praktik baik melakukan internalisasi pendidikan anti korupsi dalam pembelajaran pada program studi yang diakreditasi

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
22 RELEVANSI PENDIDIKAN
DAMPAK
A.Pengakuan dan apresiasi kompetensi lulusan;
Butir 14

Program Studi yang diakreditasi sesuai dengan fokus diferensiasi misi PT dalam bidang pendidikan atau penelitian atau PkM memiliki pengakuan dan apresiasi kompetensi lulusan oleh pemerintah, masyarakat dan DUDIKA,mengacu pada LKPS Tabel 2-1.12.
A. Jumlah pengakuan /Sertifikasi professional pada tingkat  Nasional atau Internasional dari Instansi atau Lembaga yang berkompeten

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
23 RELEVANSI PENDIDIKAN
DAMPAK
B. Kepuasan Pengguna Lulusan dan Tindak Lanjut
Butir 14

B. Tingkat Kepuasan Pengguna Lulusan dan Bukti Tindak Lanjut dari UPPS (TS-4 sd TS-2) mengacu pada LKPS Tabel 2-I.8 Kepuasan Pengguna Lulusan terhadap kinerja lulusan

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
24 RELEVANSI PENDIDIKAN
DAMPAK
Trend Daya Tarik Prodi dan Keterserapan lulusan
Butir 15

Trend daya tarik prodi, keterserapan lulusan, dan kuaran penelitian yang termanfaatkan masyarakat atau DUDI dalam 5 tahun terakhir yang mencakup aspek-aspek berikut:
1) persentase penurunan mahasiswa baru (Diploma tiga) dalam 5 tahun terakhir  (RPPM) mengacu pada LKPS Tabel 1-I.11 Trend Jumlah Mahasiswa Baru
2) Persentase lulusan TS-4-TS-2 yang terserap lapangan kerja dalam waktu kurang atau sama dengan satu tahun (PLLK) mengacu pada LKPS Tabel 1-I.13 Waktu Tunggu Lulusan Program Sarjana Terapan
3) Persentase jumlah luaran penelitian DPR yang digunakan masyarakat atau Industri terhadap jumlah DPR (PKID) dalam 3 tahun terakhir

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
25 RELEVANSI PENELITIAN
MASUKAN
A. Penugasan dan peningkatan kompetensi dosen dalam melaksanakan penelitian
Butir 16

A. Penugasan dan peningkatan kompetensi dosen dalam melaksanakan penelitian sesuai dengan bobot yang ditugaskan oleh UPPS mencakup:
Relevansi penelitian pada UPPS mencakup unsur-unsur sebagai berikut:
1) memiliki peta jalan yang memayungi tema penelitian dosen dan mahasiswa dengan mengacu visi keilmuan program studi dan fokus pada diferensiasi misi PT pada bidang Pendidikan atau Penelitian atau PkM.
2) dosen dan mahasiswa melaksanakan penelitian sesuai dengan agenda penelitian dosen yang merujuk kepada peta jalan penelitian.
3) melakukan evaluasi kesesuaian penelitian dosen dan mahasiswa dengan peta jalan, dan
4) menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi penelitian dan pengembangan keilmuan program studi.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
26 RELEVANSI PENELITIAN
MASUKAN
B. UPPS memiliki Standar Masukan Penelitian
Butir 16

B. UPPS memiliki Standar Masukan Penelitian  minimal mencakup:
1) penyediaan akses memadai terhadap sarana, prasarana, dan pembiayaan penelitian.
2). penugasan dan peningkatan kompetensi dosen dalam melaksanakan penelitian sesuai dengan bobot yang ditugaskan oleh PT.
3) penerapan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang andal untuk mendokumentasikan, mengevaluasi, melaporkan, dan menyebarluaskan proses dan hasil penelitian.
4) Standar mutu masukan penelitian yang ditetapkan PT mempertimbangkan diferensiasi misi PT  yang fokus dalam bidang Pendidikan atau Penelitian atau PkM.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
27 RELEVANSI PENELITIAN
MASUKAN
C. Penerapan sistem berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)
Butir 16

C. Penerapan sistem berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang andal mencakup:
1) Sistem TIK untuk mendukung proses penelitian.
2) Dokumentasi, evaluasi, laporan, dan  menyebarluaskan proses dan hasil penelitian

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
28 RELEVANSI PENELITIAN
PROSES
A. Pelaksanaan penelitian yang melibatkan mahasiswa;
Butir 17

A. Pelaksanaan penelitian terapan yang melibatkan mahasiswa dalam rangka mendidik mahasiswa menjadi seorang intelektual, membangun budaya penelitian, serta mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dilakukan dengan memenuhi kaidah dan metode ilmiah sesuai dengan otonomi keilmuan dan budaya akademik.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
29 RELEVANSI PENELITIAN
PROSES
B. Hasil-hasil penelitian bidang keilmuan Prodi diintegrasikan ke dalam kurikulum
Butir 17

B. Hasil-hasil penelitian terapan bidang keilmuan Prodi diintegrasikan ke dalam kurikulum untuk pengembangan Program Studi sebagai bahan kajian pengayaan dalam proses pembelajaran

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
30 RELEVANSI PENELITIAN
LUARAN DAN CAPAIAN
A. Hasil analisis terhadap luaran penelitian yang mengadopsi lisensi terbuka;
Butir 18

A. Hasil analisis terhadap luaran penelitian terapan yang mengadopsi lisensi terbuka dan/atau mekanisme lain yang dapat diakses oleh masyarakat dalam menyebarluaskan terutama yang dibiayai oleh Pemerintah, menunjukkan keberlanjutan penelitian sesuai peta jalan, kerja sama yang dilaksanakan,  realisasi sumber dana penelitian dan pengembangan, serta pengembangan kurikulum/mata kuliah.
A. Jelaskan hasil analisis terhadap luaran penelitian terapan yang mengadopsi lisensi terbuka dan/atau mekanisme lain yang dapat diakses oleh masyarakat dalam menyebarluaskan terutama yang dibiayai oleh Pemerintah, menunjukkan keberlanjutan penelitian sesuai peta jalan, kerja sama yang dilaksanakan, realisasi sumber dana penelitian dan pengembangan, serta pengembangan kurikulum/mata kuliah (LKPS, Tabel III.2. Produktivitas Penelitian Dosen Penghitung Rasio yang melibatkan Mahasiswa).

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
31 RELEVANSI PENELITIAN
LUARAN DAN CAPAIAN
B. Hasil analisis terhadap ketercapaian luaran penelitian;
Butir 18

B. Jelaskan hasil analisis terhadap ketercapaian luaran penelitian terapan sesuai dengan indikator kinerja dan target yang ditetapkan PT dengan mengacu visi keilmuan program studi dan fokus pada diferensiasi misi PT dalam bidang pendidikan atau penelitian atau PkM, termasuk publikasi, produk/jasa yang sesuai dengan integritas akademik.
(LKPS, Tabel III.3. Produk/Jasa yang dihasilkan oleh DPR bersama Mahasiswa dan Diadopsi oleh Industri/Masyarakat).

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
32 RELEVANSI PENELITIAN
LUARAN DAN CAPAIAN
C. Publikasi ilmiah DPR
Butir 18

C.  Trend Luaran Penelitian dalam bentuk publikasi ilmiah. (LKPS, Tabel 2-II.2 Luaran Penelitian terapan DPRPS dalam bentuk publikasi artikel dalam 3 tahun saat TS).
RLP (%) = (NA1 + NA2 + NA3 + NA4 + NB1 + NB2 + NB3 + NC1 + NC2 + NC3) / NDPR X 100
NA1 = Jumlah publikasi di jurnal nasional tidak terakreditasi. NA2 = Jumlah publikasi di jurnal nasional terakreditasi.
NA3 = Jumlah publikasi di jurnal internasional.
NA4 = Jumlah publikasi di jurnal internasional bereputasi. NB1 = Jumlah publikasi di seminar wilayah/lokal/PT.
NB2 = Jumlah publikasi di seminar nasional.  NB3 = Jumlah publikasi di seminar internasional.
NC1 = Jumlah pagelaran/pameran/presentasi dalam forum di tingkat wilayah. NC2 = Jumlah pagelaran/pameran/presentasi dalam forum di tingkat nasional.
NC3 = Jumlah pagelaran/pameran/presentasi dalam forum di tingkat internasional. NDPR = Jumlah dosen tetap yang ditugaskan di Program studi yang diakreditasi.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
33 RELEVANSI PENELITIAN
DAMPAK
Luaran Penelitian Program Studi sesuai dengan fokus diferensi misi PT.
Butir 19

Luaran Penelitian terapan Program Studi sesuai dengan fokus diferensi misi PT dalam bidang Pendidikan atau Penelitian atau PkM yang menunjukkan adanya kolaborasi, dan rekognisi bidang keilmuan sesuai dengan integritas akademik mencakup:
a) HKI (Paten/Paten Sederhana), b) Desain Produk Industri, c) Perlindungan Varietas Tanaman (Sertifikat Perlindungan Varietas Tanaman, Sertifikat Pelepasan Varietas, Sertifikat Pendaftaran Varietas), d) Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dll.)
(LKPS, Tabel 2-II.3 Luaran Lainnya yang dihasilkan oleh DPRPS bersama Mahasiswa) dan (LKPS, Tabel 2-II.7 Rekognisi DPRPS).

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
34 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA
MASUKAN
A. Penugasan dan peningkatan kompetensi dosen dalam melaksanakan PkM;
Butir 20

A. Penugasan dan peningkatan kompetensi dosen dalam melaksanakan PkM sesuai dengan bobot yang ditugaskan oleh perguruan tinggi mencakup:
Relevansi PkM pada UPPS mencakup unsur-unsur sebagai berikut:
1) memiliki peta jalan yang memayungi tema PkM dosen dan mahasiswa serta hilirisasi/penerapan keilmuan program studi dan fokus pada diferensiasi misi PT pada bidang Pendidikan atau Penelitian atau PkM.
2) dosen dan mahasiswa melaksanakan PkM sesuai dengan peta jalan PkM.
3) melakukan evaluasi kesesuaian PkM dosen dan mahasiswa dengan peta jalan, dan
4) menggunakan hasil evaluasi untuk perbaikan relevansi PkM dan pengembangan keilmuan program studi.
5) pengembangan kualitas kepakaran dosen.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
35 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA
MASUKAN
B. UPPS memiliki standar masukan PkM minimal.
Butir 20

B. UPPS memiliki standar masukan PkM minimal mencakup:
1) penyediaan akses memadai terhadap sarana, prasarana, dan pembiayaan pengabdian kepada masyarakat;
2) penugasan dan peningkatan kompetensi dosen dalam melaksanakan PkM sesuai dengan bobot yang ditugaskan oleh perguruan tinggi; dan
3) penerapan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang andal untuk mendokumentasikan, mengevaluasi, melaporkan, dan menyebarluaskan proses dan hasil PkM.
4) Standar mutu masukan PkM yang ditetapkan PT mempertimbangkan diferensiasi misi PT  yang fokus dalam bidang Pendidikan atau Penelitian atau PkM.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
36 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA
PROSES
A. Pelaksananan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Dosen bersama mahasiswa;
Butir 21

A. Pelaksananan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Dosen bersama mahasiswa, memenuhi:
1) keterlaksanaan kode etik PkM sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan;
2) pengelolaan dan kepemilikan hak atas kekayaan intelektual sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
3) memiliki ketentuan dalam pelaksanaan kerja sama PkM
4) menetapkan persyaratan dan melaksanakan diseminasi hasil PkM dan ketentuan penulisnya.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
37 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA
PROSES
B. Hasil-hasil PkM diintegrasikan ke dalam kurikulum.
Butir 21

B. Hasil-hasil PkM diintegrasikan ke dalam kurikulum untuk Pengembangan program studi

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
38 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA
LUARAN DAN CAPAIAN
A. Hasil analisis terhadap ketercapaian luaran Pengabdian kepada Masyarakat;
Butir 22

A. Hasil analisis terhadap ketercapaian luaran Pengabdian kepada Masyarakat yang mencakup aspek:
1) menganut lisensi terbuka dan/atau mekanisme lain yang dapat diakses oleh  masyarakat dalam menyebarluaskan hasil pengabdian kepada masyarakat, terutama yang dibiayai oleh Pemerintah,
2) pengembangan kapasitas termasuk sumber daya manusia,
3) keterlaksanaan ragam layanan terlembaga,
4) kepuasan mitra kerja sama PkM
5) realisasi sumber dana pengabdian dan pengembangan.
A. Jelaskan hasil analisis terhadap ketercapaian luaran pengabdian kepada masyarakat yang menganut lisensi terbuka, pengembangan kapasitas termasuk sumber daya manusia, keterlaksanaan ragam layanan terlembaga, kerjasama yang dilaksanakan, serta realisasi sumber dana PkM dan pengembangan, yang menunjukkan integritas akademik.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
39 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA
LUARAN DAN CAPAIAN
B. Hasil analisis terhadap luaran Pengabdian kepada Masyarakat berupa rekognisi sesuai bidang keilmuan program studi.
Butir 22

B. Hasil analisis terhadap luaran Pengabdian kepada Masyarakat berupa rekognisi sesuai bidang keilmuan program studi.
(LKPS, Tabel 2-II.3 Luaran Lainnya yang dihasilkan oleh DPR bersama Mahasiswa).

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
40 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA
DAMPAK
A. Pengakuan kepakaran profesional baik secara individu maupun lembaga dari masyarakat;
Butir 23

A. Program studi mendapatkan pengakuan kepakaran profesional baik secara individu maupun lembaga dari masyarakat, pemerintah dan industri.
Pencapaian prestasi dosen/lembaga dalam bentuk seperti:
1) menjadi visiting professor di perguruan tinggi nasional/ internasional.
2) menjadi keynote speaker/invited speaker pada pertemuan ilmiah tingkat nasional/ internasional.
3) menjadi staf ahli di lembaga tingkat nasional/ internasional.
4) menjadi editor atau mitra bestari pada jurnal nasional terakreditasi/ jurnal internasional bereputasi.
5) mendapat penghargaan atas prestasi dan kinerja di tingkat nasional/ internasional. (LKPS, Tabel 2-II.7 Rekognisi DPRPS).
RRD (%) = NRD / NDPR X 100
NRD = Jumlah dosen yang mendapat pengakuan atas prestasi/kinerja dalam 3 tahun terakhir.
NDPR = Jumlah dosen tetap yang ditugaskan di program studi yang diakreditasi.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
41 RELEVANSI PENGABDIAN KEPADA MAHASISWA
DAMPAK
B. Karya DPR atau bersama mahasiswa yang terekognisi/diterapkan masyarakat.
Butir 23

B. Karya dosen tetap atau bersama mahasiswa yang terekognisi atau diterapkan masyarakat, berupa:  HKI: Paten/Paten Sederhana,
HKI: a) Desain Produk Industri, b) Perlindungan Varietas Tanaman (Sertifikat Perlindungan Varietas Tanaman, Sertifikat Pelepasan Varietas, Sertifikat Pendaftaran Varietas), d) Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dll. (LKPS, Tabel 2-II.3 Luaran Lainnya yang dihasilkan oleh DPR bersama Mahasiswa).
RHKI (%) = (NA + NB + NC) / NDPR X 100
NA = Jumlah luaran PkM yang mendapat pengakuan HKI (Paten, Paten Sederhana) NB = Jumlah luaran PkM yang mendapat pengakuan HKI (Desain Produk Industri, Perlindungan Varietas Tanaman, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dll.)
NC = Jumlah luaran PkM dalam bentuk Teknologi Tepat Guna, Produk (Produk Terstandarisasi, Produk Tersertifikasi), Karya Seni, Rekayasa Sosial.
NDPR = Jumlah dosen tetap yang ditugaskan di Program studi yang diakreditasi.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
42 AKUNTABILITAS
MASUKAN
Tata pamong dan tata kelola : tersedia dokumem struktur organisasi dan tupoksinya serta ketetapan formalnya
Butir 24

III.A.1. UPPS memiliki struktur organisasi dan tata kerja serta tugas pokok dan fungsinya dalam menjalankan kegiatan pendidikan dan pembelajaran khususnya pada Program Studi yang diakreditasi.
Pada bagian ini UPPS harus menunjukkan ketersediaan dokumen formal  Struktur organisasi dan Tatakerja(SOTK) serta tupoksinya. Dokumen formal SOTK setidaknya mencakup:
Struktur organisasi  yang setidaknya  mempunyai unsur-unsur disertai dengan tupoksinya untuk entitas-entitas: a. penyusun kebijakan; b. pelaksana akademik; c. pengawas dan penjaminan mutu; d. penunjang akademik atau sumber belajar; dan e. pelaksana administrasi atau tata usaha; f. organ, tugas pokok dan fungsi, manajerial.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
43 AKUNTABILITAS
MASUKAN
Perguruan Tinggi dan atau UPPS memiliki dan menjalankan sistem tata pamong sesuai konteks institusi untuk menjamin akuntabilitas, keberlanjutan dan transparansi, serta mitigasi potensi risiko.
Butir 25

III.A.2. UPPS memiliki sistem tata pamong dalam menjalankan kegiatan pendidikan dan pembelajaran sesuai konteks institusi untuk menjamin akuntabilitas, keberlanjutan dan transparansi, serta mitigasi potensi risiko terutama pada Program Studi yang diakreditasi.
Pada bagian ini harus diuraikan dengan lengkap dan disertakan bukti-bukti sahih berjalannya fungsi-fungsi  pada aspek-aspek yaitu:
1) Pengawasan dan pengendalian kegiatan pendidikan dilakukan dalam bidang akademik dan nonakademik berdasarkan diferensiasi misi perguruan tinggi.
2) Cakupan pengawasan dan pengendalian penyelenggaraan pendidikan minimal meliputi aspek-aspek:
a. pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pendidikan serta efektivitas kebijakan akademik;
b. pemantauan potensi risiko; di antaranya praktik korupsi, pengaduan masyarakat, penurunan data dan informasi pada PD Dikti, dan indikasi penurunan mutu lainnya
c. penjaminan kepatuhan pada pengaturan otoritas akademik dan etika akademik;
d. penerimaan, pendokumentasian, pemrosesan dan penyelesaian keluhan, laporan atau pengaduan terhadap dugaan pelanggaran etika akademik, pelanggaran peraturan perguruan tinggi, dan pelanggaran peraturan perundang-undangan; dan
e. pelaporan dan akuntabilitas terhadap pemanfaatan bantuan pendanaan dan/atau sumber daya dari mitra
3) Pemenuhan terhadap peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang ketenagakerjaan( UU No.13 tahun 2013) dan ASN (UU No.20 Tahun 2023)

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
44 AKUNTABILITAS
MASUKAN
Perguruan Tinggi dan/atau UPPS memiliki sistem pengelolaan data dan informasi berbasis TIK.
Butir 26

III.A.3. UPPS memiliki sistem pengelolaan data dan informasi berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pembelajaran pada Program Studi yang diakreditasi
Pada bagian ini harus diuraikan dengan lengkap dan disertakan bukti-bukti sahih keberfungsian pengelolaan dan keteraksesan data dan informasi agar terpenuhi aspek- aspek berikut:
a) memastikan keamanan, kebenaran, akurasi, kelengkapan dan kemutakhiran data akademik;
b) mendukung perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan pengambilan keputusan dalam pengelolaan pendidikan dan pembelajaran;
c) melaporkan data profil dan kinerja prodi  yang diakreditasi  pada PD Dikti sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan nelalui perguruan tinggi; dan
d) menyediakan data dan informasi prodi yang diakreditasi  yang dapat diakses publik.
e) menjamin keteraksesan publik.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
45 AKUNTABILITAS
MASUKAN
UPPS dan prodi memiliki bukti efektivitas dari kepemimpinan operasional, organisasi dan publik
Butir 27

III. A. 4. Komitmen pimpinan UPPS untuk pengembangan Prodi yang diakreditasi Ketersediaan bukti yang sahih tentang efektivitas kepemimpinan di UPPS dan program studi yang diakreditasi, yang mencakup 3 aspek berikut:
1) Kepemimpinan operasional, ditunjukkan melalui kemampuan menggerakkan seluruh sumber daya internal secara optimal dalam melaksanakan tridharma menuju pencapaian visi.
2) Kepemimpinan organisasional, ditunjukkan melalui kemampuan dalam menggerakkan organisasi dan mengharmonisasikan suasana kerja yang kondusif untuk menjamin tercapainya VMTS.
3) Kepemimpinan publik, ditunjukkan melalui kemampuan dalam menjalin kerja sama yang menjadikan program studi menjadi rujukan bagi masyarakat di bidang keilmuannya.
III.A.4.a. Pada bagian ini perlu jelaskan dengan lengkap mengenai efektivitas

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
46 AKUNTABILITAS
PROSES
Praktik baik perwujudan Good University Governance (GUG) termasuk penanggulangan dan penindakan terhadap kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi yang terjadi di internal Perguruan Tinggi khususnya di UPPS
Butir 28

III.B.1. Praktik baik perwujudan Good University Governance (GUG) dalam menjalankan kepemimpinan UPPS dan Program Studi yang diakreditasi mencakup mencakup 6 aspek yaitu: kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, berkeadilan dan manajemen risiko termasuk penanggulangan dan penindakan terhadap kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi yang terjadi di internal UPPS dan Prodi yang diakreditasi.
III.B.1.a. Pada bagian ini dijelaskan dengan lengkap tentang:
1) ketersedian dokumen formal pengembangan GUG dan dokumen turunannya;
2) bukti konsistensi implementasi pengembangan GUG di lingkungan UPPS.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
47 AKUNTABILITAS
PROSES
Ketersediaan unit penegakan kode etik serta bukti efektivitas pelaksanaanya di internal Perguruan Tinggi khususnya di UPPS
Butir 28

III.B.1.b. Pada bagian ini dijelaskan dengan lengkap tentang keberadaan dan keberfungsian lembaga etik, dan bukti konsistensi pelaksanaan kode etik di UPPS.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
48 AKUNTABILITAS
PROSES
Ketersediaan dokumen formal prosedur serta perangkat pendukung keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan hidup sivitas akademika di UPPS serta bukti keberfungsianya di internal Perguruan Tinggi khususnya di UPPS
Butir 28

III.B.1.c. Pada bagian ini dijelaskan dengan lengkap tentang keberadaan kebijakan, prosedur serta keterlaksanaan dan keberfungsian perangkat pendukung keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan hidup sivitas akademika di UPPS

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
49 AKUNTABILITAS
PROSES
Keberfungsian sistem pengelolaan fungsional dan operasional perguruan tinggi yang mencakup 5 aspek: 1) perencanaan (planning), 2) pengorganisasian (organizing), 3) penempatan personil (staffing), 4)pengarahan (leading), dan 5) pengawasan (controlling)
Butir 29

III.B.2. Keberfungsian sistem pengelolaan fungsional dan operasional program studi  yang mencakup 5 aspek sebagai berikut: 1) perencanaan (planning), 2) pengorganisasian (organizing), 3) penempatan personil (staffing), 4) pengarahan (leading), dan 5) pengawasan (controlling).
III.B.2.a. Pada bagian ini diuraikan dengan lengkap tentang keberfungsian sistem pengelolaan fungsional dan operasional di perguruan tinggi yang mencakup lima aspek di atas.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
50 AKUNTABILITAS
PROSES
1. Ketersediaan dokumen formal kebijakan suasana akademik mencakup: otonomi keilmuan, kebebasan akademik, dan kebebasan mimbar akademik. 2. Ketersediaan bukti keterlaksanaan kegiatan tridarma menjunjung tinggi integritas dan etika akademik
Butir 30

III.B.3. Keterwujudan suasana akademik yang kondusif dalam menjalankan kegiatan pendidikan dan pembelajaran.
Pada bagian ini, UPPS perlu menjelaskan keterwujudan suasana akademik yang kondusif, dan didukung oleh:
1. Ketersediaan dokumen formal kebijakan suasana akademik yang mencakup: otonomi keilmuan, kebebasan akademik, dan kebebasan mimbar akademik.
2. Ketersediaan bukti keterlaksanaan kegiatan  tridarma di perguruan tinggi   menjunjung tinggi integritas dan etika akademik yang mewujudkan suasana akademik  yang kondusif untuk mendukung  kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan yang bertanggung jawab.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
51 AKUNTABILITAS
PROSES
Perguruan Tinggi dan/upps memiliki kebijakan dan pedoman penerimaan mahasiswa baru
Butir 31

III.B.4. UPPS memiliki kebijakan dan pedoman penerimaan mahasiswa baru.
Pada bagian ini, UPPS perlu menjelaskan:
III.B.4.a. Kebijakan penerimaan mahasiswa baru yang afirmatif, Inklusif  dan adil (memperhatikan mahasiswa yang kurang mampu secara ekonomi, tidak membedakan suku,ras, agama, golongan, asal wilayah dan disabilitas).

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
52 AKUNTABILITAS
PROSES
Perguruan Tinggi dan/upps memiliki kebijakan dan pedoman penerimaan mahasiswa baru
Butir 31

III.B.4.b. UPPS perlu menjelaskan upaya memperluas  akses calon mahasiswa dengan cara:
1) Pembelajaran jarak jauh (PJJ)  dalam bentuk mata kuliah atau program studi;
2) Sharing sumberdaya pembelajaran;
3) Beasiswa: afirmasi, 3T, mahasiswa berprestasi tapi tidak mampu, berdasarkan minat dan bakat, berprestasi tinggi;
4) Kebijakan rekrutmen melalui RPL. Catatan:
Berdasarkan Permendikbud No.7/2020, PJJ dapat diselenggarakan dalam bentuk mata kuliah(salah satu contohnya melalui SPADA Indonesia), Program Studi dan Perguruan Tinggi.

1 Berkas 2.00 2.00 4.00
53 AKUNTABILITAS
PROSES
Perguruan Tinggi dan/atau memiliki sistem pengelolaan mahasiswa, layanan mahasiswa dan pemenuhan terhadap standar minimum pendidikan.
Butir 32

III.B.5. UPPS memiliki sistem pengelolaan mahasiswa, layanan mahasiswa dan pemenuhan terhadap standar minimum pendidikan.
III.B.5.a. Penyiapan mahasiswa minimal meliputi 4 aspek:
a) Penjelasan umum perguruan tinggi;
b) cara belajar yang menjunjung prinsip integritas akademik;
c) cara mewujudkan kampus yang bebas dari kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi; dan
d) cara beradaptasi pada kehidupan di perguruan tinggi yang aman, sehat, dan ramah lingkungan.
Pada bagian ini UPPS perlu menjelaskan sistem pengelolaan mahasiswa, layanan mahasiswa, penyiapan mahasiswa, dan pemenuhan standar minimum pendidikan.

1 Berkas 2.00 2.00 4.00
54 AKUNTABILITAS
PROSES
Perguruan Tinggi dan/atau memiliki sistem pengelolaan mahasiswa, layanan mahasiswa dan pemenuhan terhadap standar minimum pendidikan.
Butir 32

III.B.5.b. Layanan mahasiswa diberikan oleh unit khusus atau terintegrasi dalam pengelolaan perguruan tinggi minimal meliputi layanan dalam 5 aspek :
a) Administrasi akademik;
b) Bimbingan konseling;
c) Kesehatan;
d) Keperluan dasar untuk mahasiswa berkebutuhan khusus;
e) Pemenuhan beban belajar yang dapat dilakukan di luar program studi khusus program studi diploma 3/Sarjana/Sarjana Terapan.
Pada bagian ini diuraikan layanan mahasiswa yang diberikan oleh unit khusus atau terintegrasi dalam pengelolaan perguruan tinggi

2 Berkas 2.00 2.00 4.00
55 AKUNTABILITAS
PROSES
tersediannya dokumen formal yang mengatur mengenai layanan yang bertintegritas (bersih dan profesional) serta bukti keterlaksanaannya
Butir 33

III.B.6.UPPS mengimplementasikan lingkungan layanan yang bersih dan profesional dalam kegiatan pendidikan dan pembelajaran di program studi serta dievaluasi secara periodik.
Pada bagian ini UPPS perlu menjelaskan implementasikan layanan yang bersih dan profesional  dan telah dievaluasi secara periodik

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
56 AKUNTABILITAS
LUARAN DAN CAPAIAN
Tingkat kepuasan pemangku kepentingan terhadap tata pamong pengelolaan organisasi di level UPPS
Butir 34

III.C. Tingkat kepuasan pemangku kepentingan terhadap  tata pamong pengelolaan program studi.
Pada bagian ini, UPPS perlu menjelaskan tingkat kepuasan pemangku kepentingan internal dan eksternal pada tata pamong pengelolaan organisasi, melalui pelaksanaan survey yang memenuhi 4 aspek berikut:
1) menggunakan instrumen kepuasan yang sahih, andal, mudah digunakan,
2) dilaksanakan secara berkala, serta datanya terekam secara komprehensif,
3) dianalisis dengan metode yang tepat serta bermanfaat untuk pengambilan keputusan, dan
4) tingkat kepuasan dan umpan balik ditindaklanjuti untuk perbaikan dan peningkatan mutu luaran secara berkala dan tersistem.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
57 AKUNTABILITAS
DAMPAK
terlaksanakannya layanan yang bertintegritas (bersih dan profesional) serta bukti sahih yang mendukungnya secara konsisten
Butir 35

III.D. Terwujudnya layanan yang berintegritas di internal Unit Pengelola Program Studi :
Evaluasi yang dilakukan Perguruan Tinggi untuk pemeringkatan implementasi dokumen peraturan layanan yang berIntegritas di Unit kerja secara berkala (tahunan)
Pada bagian ini UPPS perlu menjelaskan praktik baik pelaksanaan zona layanan berintegritas pada unit kerja terkait disertai dengan survey kepuasan stakeholder terkait layanan berintegritas

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
58 DIFERENSIASI MISI
MASUKAN
UPPS memiliki fokus misi dan visi yang memayungi dengan visi keilmuan program studi yang diakreditasi serta dijalankan secara konsisten
Butir 36

A. UPPS merumuskan dan menetapkan visi keilmuan (keunggulan/penciri) program studi dan tujuan program studi (program educational objectives) yang diakreditasi yang:
1) selaras dengan deferensiasi misi dan visi UPPS maupun Perguruan Tinggi;
2) didukung dengan keberadaan standar luaran, standar proses dan standar masukan tridharma yang relevan dan mengarah pada pencapaian tujuan program studi;
3) dievaluasi pencapaiannya untuk perbaikan berkelanjutan

1 Berkas 2.00 2.00 4.00
59 DIFERENSIASI MISI
MASUKAN
UPPS memiliki fokus misi dan visi yang memayungi dengan visi keilmuan program studi yang diakreditasi serta dijalankan secara konsisten
Butir 36

B. UPPS memiliki rencana strategis pengembangan program studi yang jelas, komprehensif dan relevan dengan visi keilmuan program studi dan mencakup:
1) peta pengembangan jangka panjang, menengah dan pendek dengan indikator pencapaian yang terukur, relevan dan menunjukkan daya saing serta keunikan program studi.
2) rencana pengembangan sarana dan prasarana (termasuk sistem informasi), sumber daya manusia, keuangan, tata kelola dan penjaminan mutu, kerja sama, dan mahasiswa) dalam mendukung  visi keilmuan program studi.
3) peninjauan secara berkala efektivitas strategi pengembangan dalam mendukung ketercapaian tujuan program studi untuk mengakomodasi potensi risiko karena perubahan internal dan eksternal yang terjadi.

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
60 DIFERENSIASI MISI
PROSES
UPPS dan program studi secara konsisten melaksanakan dan mengembangkan berbagai program pendidikan dan pembelajaran secara efektif dan efisien.
Butir 37

UPPS dan program studi melaksanakan program pendidikan dan pembelajaran yang:
1) sesuai dengan rencana strategis/rencana operasional dan peta jalan pengembangan program studi yang diakreditasi.
2) mendukung deferensiasi misi yang ditetapkan yang ditunjukkan dengan pelaksanaan dan pengembangan berbagai mata kuliah/kegiatan dosen-mahasiswa dengan pendekatan:
a.  project-based learning , praktikum intensif, magang industri, teaching factory, integrasi uji kompetensi  atau pendekatan lain yang relevan dengan pencapaian kompetensi (fokus misi pendidikan);
b. proyek riset berbasis masalah industri untuk menghasilkan solusi praktis, prototipe dan inovasi produk di industri (fokus misi penelitian),
c. community service-based learning  melalui inovasi teknologi tepat guna di masyarakat (fokus misi pengabdian kepada masyarakat).

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
61 DIFERENSIASI MISI
LUARAN DAN CAPAIAN
UPPS mengukur dan mengevaluasi ketercapaian tujuan program studi
Butir 38

Ketercapaian tujuan program studi yang telah ditetapkan yang mencakup:
1) Evaluasi keterlaksanaan dan pencapaian program pendidikan dan pembelajaran sesuai deferensiasi misinya setiap tahun.
2) Benchmarking capaian dengan pihak eksternal
3) Identifikasi perkembangan kebutuhan masyarakat/DUDIKA untuk perbaikan dan pengembangan program studi
4) Pelaporan ketercapaian tujuan program studi kepada stakeholders

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00
62 DIFERENSIASI MISI
DAMPAK
UPPS mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari masyarakat/DUDIKA atas keunggulan program studi yang diselenggarakan (LKPS Tabel 4.1).
Butir 39

UPPS mendapatkan pengakuan dan apresiasi dari masyarakat/DUDIKA terhadap keunggulan penyelenggaraan program studi yang diakreditasi sesuai dengan visi keilmuannya, dalam bentuk:
1) Fokus misi pendidikan, antara lain:
a. Permintaan magang secara khusus dari DUDIKA
b. Rekrutmen langsung oleh DUDIKA sesuai kompetensi
c. Lulusan memiliki sertifikasi kompetensi yang terbukti diakui industri
d. Permintaan DUDIKA untuk berbagi praktik baik oleh dosen/mahasiswa di bidang yang sesuai dengan keungggulan program studi
e. Pengembangan pendidikan berbasis industri (link and match)
f. Pengakuan lain yang relevan dengan rekognisi bidang pendidikan
2) Fokus misi penelitian, antara lain:
a. Penerapan hasil riset kolaborasi riset bersama DUDIKA atau pemerintah dalam bidang yang selaras dengan keunggulan program studi
b. Pemanfaatan produk riset dari program studi oleh industri/masyarakat
c. Permohonan pihak eksternal untuk uji coba produk hasil penelitian prodi
d. Penghargaan atas kinerja riset dari pihak eksternal
e. HaKI produk hasil riset yang dimanfaatkan oleh masyarakat atau industri
f. Pengakuan lain yang relevan dengan rekognisi bidang penelitian
3) Fokus misi pengabdian kepada masyarakat, antara lain:
a. Terwujudnya peningkatan atau perubahan positif pada masyarakat/mitra PkM
b. Kolaborasi PkM bersama masyarakat atau pemerintah yang terbukti berdampak
c. Pengakuan dari pemda atau masyarakat atas kinerja PkM
d. Model PkM menjadi rujukan bagi organisasi lain yang ditunjukkan adanya permintaan dari pihak eksternal
e. Pengakuan lain yang relevan dengan rekognisi bidang PkM

Tidak Ada Berkas 0.00 2.00 00.00